22 Februari 2024

`

Spanduk Dibuang ke Got, Warga Dirgantara Protes Giant

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Warga RW. 10, Perumahan Dirgantara, Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur,  kembali bersitegang dengan Giant Mall, Sawojajar, Minggu (26/08/2018).

 

 

Pelaksanaan pemasangan spanduk penolakan dari warga Perumahan Dirgantara, Sawojajar, Kota Malang, Jawa Timur. Foto : Ketua RW X Dirgantara, Sumarsono.

PERMASALAHAN itu muncul setelah spanduk penolakan dari warga RW X yang dipasang di tepi jalan depan Giant dilepas pihak Giant. Bahkan, menunrut keterangan warga, spanduk tersebut dibuang ke sungai.

“Kami tidak bisa menerima perlakuan ini. Itu spanduk tertulis tanda tangan warga, dilepas dibuang ke got, tanpa koordinasi dengan kami,” tutur Sumarsono, Ketua RW X, di sela – sela aksi protesnya.

Ia melanjutkan, spanduk tersebut berisi penolakan warga, karena Giant menggunakan akses jalan pintu keluar parkir mobil di Jl. Dirgantara. Hal itu telah menyebabkan kemacetan lalu lintas keluar masuk warga perumahan.

“Kalau mangacu pada kesepakatan awal, pintu keluar tersebut hanya untuk jalan sepeda motor dan mobil pengiriman barang. Sementara jalan keluar mobil, lewat pintu depan di Jl. Danau Toba. Namun kali ini malah digunakan sebagai pintu kendaraan sehingga menimbulkan kemacetan,” lanjutnya.

Lebih lanjut ketua RW, menerangkan, tanda tangan yang sempat dibubuhkan ke spanduk jumlahnya mencapai ribuan. Mengingat aksi tersebut dilakukan, bersamaan dengan kegiatan jalan sehat Agustusan. Sehingga, jumlah warga yang datang cukup banyak.

“Kami RW X ini, terdiri dari 15 RT. Jumlah warga, sudah mencapai 3 ribuan. Tadi yang tanda tangan cukup banyak, karena pasa jalan sehat,” pungkasnya

Sementara itu, pihak Giant yang diwakili Heru mengatakan, jika semuanya diawali dengan miss komunikasi, sehingga ada pelepasan spanduk.

“Ada kesalahan komunikasi, di percakapan WA group kami. Tiba tiba, petugas kami melepas sepanduk, dan sebagianya, jatuh ke sungai,” katanya.

Dijadwalkan, masih ada rencana pertemuan lagi guna membahas tuntutan warga yang melarang Jl. Dirgantara digunakan sebagai pintu keluar jalur mobil. Namun, kapan dilaksanakan hingga berita dipastikan waktunya.  (ide)