22 April 2024

`

Satpol PP – Polisi Datangi Bangunan yang Diduga Tempat Prostitusi

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sejumlah aparat Kepolisian dan Satpol PP Kabupaten Malang, mendatangi bangunan yang diduga dijadikan ajang prostitusi terselubung di Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (31/10/2022) siang, sekitar pukul 10.00 WIB – 14.00 WIB. 

 

Petugas gabungan dari Satpol PP, Polsek Karangploso, Trantib Kecamatan Karangploso, Kepala Desa dan Perangkat Desa Ngenep mendatangi bangunan yang diduga dijadikan prostitusi di Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (31/10/2022) siang.

 

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, belum lama ini pihaknya mendapat informasi dari masyarakat dan video yang viral di youtube tentang adanya praktik prostitusi di kawasan yang jauh dari permukiman penduduk tersebut.

Petugas Satpol PP, mendata pemilik bangunan di Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (31/10/2022) siang.

“Di kawasan yang kanan kirinya banyak tanaman pisang, tebu, dan tanaman lainnya itu, terdapat bangunan yang diduga dijadikan praktek prostitusi. Berdasarkan laporan dari Kasi Trantib Kecamatan Karangploso, selanjutnya kami melakukan tindakan, dalam rangka penegakan Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Penyelengaraan Ketertiban Umum,” jelas Firmando, Selasa (01/11/2022) siang.

Petugas Satpol PP berdialog dengan penghuni bangunan yang diduga dijadikan prostitusi di Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (31/10/2022) siang.

Mantan Camat Pakis ini menambahkan, dalam pengawasan bangunan di Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso itu, petugas memerintahkan kepada pemilik bangunan agar bangunannya segera dibongkar. “Terdapat dua tempat prostitusi yang telah diberikan peryataan pembongkaran, Sumbernyolo dan Genitri,” jelasnya.

Petugas gabungan dari Satpol PP dan Polsek Karangploso ini memberikan surat pernyataan kepada pemilik bangunan agar dalam waktu tiga hari ke depan sudah membongkar bangunanya sendiri. “Bilamana dalam waktu tiga hari bangunan belum juga dibongkar, maka dari pihak Kecamatan Karangploso, Desa Ngenep, Polsek Karangploso, serta Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Malang, akan melakukan pembongkaran bangunan,” tegas Firmando.

Dalam kegiatan yang berlangsung kondusif ini, petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Malang didampingi Staf Trantib Kecamatan Karangploso, Polsek Karangploso, serta Kepala Desa dan Perangkat Desa Ngenep.  Petugas juga menyisir setiap isi bangunan untuk mengetahui kegiatan di dalam bangunan tersebut. (mat)