18 Mei 2024

`

Ratusan Alumni SMAK Cor Jesu Hadiri Reuni Akbar SMACO 2023

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Para tenaga pendidikan SMAK Cor Jesu Kota Malang, Jawa Timur, yang sudah pensiun, sangat antusias menghadiri Reuni Akbar SMACO 2023, di sekolah setempat, Jumat (16/06/2023) malam.

 

Ada hiburan musik keroncong saat Reuni Akbar SMACO 2023, di sekolah setempat, Jumat (16/06/2023) malam.

 

Sejumlah alumni dan para tenaga pendidikan SMAK Cor Jesu Kota Malang, Jawa Timur, yang sudah pensiun, menghadiri Reuni Akbar SMACO 2023, di sekolah setempat, Jumat (16/06/2023) malam.

BAHKAN para alumni angkatan 70 – 80 juga hadir. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan Australia. “Yang paling unik, para mantan guru. Padahal secara fisik, sudah berubah. Namun masih menyempatkan datang,” terang Ketua Panitia Reuni Smaco 2023, Xaverius Ervan, di sela- sela acara.

Ia berharap, setelah reuni ini, para alumni mau membagikan pengalaman kepada adik-adiknya, sehingga setelah lulus dapat menjadi bekal.

Dalam reuni itu, masih kata Xaverius Ervan, panitia ingin mengumpulkan alumni yang tersebar di mana-mana. Karena sekolah sudah berubah dibanding 10 atau 20 tahun lalu. Tujuannya, membuka kenangan, merangkai cerita. “Contohnya, guru-guru juga sudah banyak berubah. Sistem pendidikan juga sudah beda dengan dulu saat di tahun 80-90an,” pungkasnya.

Sejumlah alumni dan para tenaga pendidikan SMAK Cor Jesu Kota Malang, Jawa Timur, yang sudah pensiun, menghadiri Reuni Akbar SMACO 2023, di sekolah setempat, Jumat (16/06/2023) malam.

Sementara itu, Ketua IKA Smaco 2023, R Aditya Hernomo Pramudito menerangkan, peserta reuni dari angkatan 1968 sampai 2018. Jumlahnya 530 orang. “Lama tidak ketemu, sekarang kumpul lagi. Mungkin bisa untuk bersenang- senang. Nostalgia ketemu guru-guru lama, teman lama, kakak, adik kelas, dan lainya,” terangnya.

Aditya menambahkan, ada banyak hiburan dalam kegiatan ini. Seperti musik keroncong siswa siswi Cor Jesu, band dari para guru, dan sebagainya.  “Untuk tahun ini, pyur dari alumni. Mulai pendanaan dan lainya. Tidak merepoti dan hanya memakai sekolah. Peserta terjauh dari Autralia,” terangnya.

Ia berharap, setelah reuni makin guyup dan rukun, bisa saling membantu, termasuk perbaikan yang perlu diperbaiki. (aji/mat)