23 April 2024

`

Puluhan Prodi UM Terakreditasi Internasional

2 min read
" Bedanya akreditasi nasional dengan internasional adalah pada indikator penilaian dalam akreditasi tersebut. Dalam akreditasi internasional indikatornya lebih sedikit namun komprehensif. ”

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sebanyak 24 Program Studi (Prodi) yang ada di Universitas Negeri Malang (UM), Jawa Timur, belum lama ini telah terakreditasi secara internasional.

 

Graha Rektorat Universitas Negeri Malang (UM), Jawa Timur.

 

PRODI yang mendapatkan sertifikat akreditasi internasional AQAS (Agentur fur Qualitatssicherung durch Akkreditierung von Studiengangen) adalah S2 Keguruan Seni Rupa, S1 Pendidikan Seni Rupa, S1 Pendidikan Seni Tari dan Musik, serta S1 Desain Komunikasi Visual.

Koordinator Akreditasi Internasional UM, Ani Wilujeng Suryani, SE, M.AcctgFin, Ph.D, menjelaskan, menjalani akreditasi internasional bukan hal sulit Namun harus diupayakan untuk menjaga kualitas. “Tujuan utama kita melakukan akreditasi internasional adalah untuk menunjang IKU (Indikator Kinerja Utama) Perguruan Tinggi (PT),” katanya, Rabu (29/06/2022) siang.

Selain itu, masih kata Ani, dengan adanya akreditasi internasional, UM semakin dikenal luas, baik dalam negeri maupun luar negeri, sehingga bisa meningkatkan kolaborasi secara internasional. “Bedanya akreditasi nasional dengan internasional adalah pada indikator penilaian dalam akreditasi tersebut. Dalam akreditasi internasional indikatornya lebih sedikit namun komprehensif,” jelasnya.

Di samping itu, penilaiannya juga dilakukan secara kualitatif dengan pemberian masukan yang sangat membangun oleh 5 sampai 6 asesor dengan latar belakang yang berbeda. “Untuk lembaga akreditasi yang dipilih oleh UM itu disesuaikan dengan Kepmendikbud nomor 83 Tahun 2020 yang isinya tentang daftar lembaga akreditasi yang diakui dalam persetujuan internasional,” jelasnya.

Menurut Ani, UM memutuskan memilih AQAS (Agentur fur Qualitatssicherung durch Akkreditierung von Studiengangen) dan ASIIN (Akkreditierungsagentur fur Studiengange der Ingenieurwissenschaften und der Mathematik) karena menyesuaikan dengan program studi yang ada di UM.

Sebab, AQAS memiliki ciri khas yang berfokus untuk akreditasi pada bidang sosial, humaniora, dan sains. Sedangkan ASIIN fokus untuk akreditasi pada bidang Matematika, IPA, dan Teknik.

“Dengan demikian, pencapaian ini diharapkan mampu mewujudkan cita-cita yang digaungkan pada acara Dies Natalis ke-67 UM, yakni menjadi guru atau unggul, dan rujukan bagi seluruh akademisi yang ingin mencari ilmu, baik di tingkat Asia maupun dunia,” jelasnya. (div/mat)