20 Juli 2024

`

Puluhan Maba UB Tumbang Saat Pengenalan Kampus

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Puluhan mahasiswa baru (maba) Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur, sempat mengalami gangguan kesehatan, bahkan pingsan saat mengikuti Pra Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2Maba), Minggu (13/08/2023) siang.

 

Ribuan mahasiswa baru Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, mengikuti Pra Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2Maba), Minggu (13/08/2023) siang.

 

KETUA Pelaksana Raja Brawijaya 2023, Pugoh Ananta Putra, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, sejumlah mahasiswa baru yang tumbang itu berawal dari berbagai penyebab awal.

Ketua Pelaksana Pra Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2Maba) Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Pugoh Ananta Putra, memberi keterangan bersama Pugoh Ananta Putra bersama WR 3 serta Rektor UB, Minggu (13/08/2023) siang.

“Ada yang belum sarapan. Ada yang sakit bawaan, dan ada juga yang sedang dalam proses penyembuhan dari sakit pasca operasi dan lainnya. Ya tentunya kami menyiapkan sarana pelayanan medis untuk teman- teman yang sakit,” terang Pugoh ditemui di sela- sela pelaksanaan PK2Maba, Senin (14/08/2023) siang.

Terkait hal itu, lanjut Pugoh, pihaknya telah menyiapkan sarana untuk pertolongan pertama. Pihaknya menyiapkan 11 titik layanan dengan satu posko besar. “Ada sekitar 6 unit ambulance yang disiagakan. Untuk teman- teman yang sakit, tentu dianalisis. Kalau sekiranya membutuhkan layanan kesehatan lebih lanjut, dibawa ke klinik hingga RS UB,” lanjutnya.

Berapa jumlah maba yang tumbang? Pugoh menerima laporan sekitar 30 maba. Karena itu, terkait tugas- tugas dalam PK2Maba, dilonggarkan waktu penyelesaiannya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, materi PK2Maba tahun ini untuk mengejar prestasi. Baik lewat Pimnas hingga Dharmasiswa dan lain sebagainya. Mahasiswa berkompetensi dengan beragam prestasi di abad 21. “Fokusnya untuk prestasi dan kompetensi abad 21. Prestasi untuk diri sendiri, Brawijaya, hingga prestasi dunia,” pungkas mahasiswa Jurusan Sastra China ini. (aji/mat)