22 April 2024

`

Pramuka Produktif Gelar Visitasi 8 Kwarcab

2 min read

SURABAYA, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur, menggalakan Pramuka produktif. Kegiatan diawali dengan pembuatan buku panduan Pramuka produktif dan buku cerita sukses pegiat kewirausahaan.

 

Tim visitasi bersama kwarcab terpilih, meliputi Lumajang, Sumenep, Pamekasan, Kota/Kabupaten Malang, serta Kota/Kabupaten Blitar, Jumat – Minggu, 14-23 Oktober 2022.

 

 

SELANJUTNYA, sosialisasi secara daring (online) dilakukan. Sebanyak 100 peserta dari 38 Kwartir Cabang (Kwarcab). Meliputi para pengurus kwarcab, penegak, pandega, pembina, serta pelatih yang produktif.

Pasca sosialisasi, terhimpun data awal yang menjadi dasar untuk visitasi ke kwarcab yang terpilih. Mereka dinilai secara kuantitas dan kualitas kegiatan. Baik embrio maupun yang sudah memiliki usaha yang berkembang dan maju

Tim visitasi melakukan pertemuan dengan 8 kwarcab terpilih, meliputi Lumajang, Sumenep, Pamekasan, Kota/Kabupaten Malang, serta Kota/Kabupaten Blitar, Jumat – Minggu, 14-23 Oktober 2022.

Ketua Pramuka Produktif, Dian Harmuningsih, menyatakan, road map (peta jalan) Pramuka produktif selama 5 tahun ini sudah didiskusikan dalam rapat intens. “Tinggal pelaksanaan di lapangan,  meliputi sosialisasi, penyadaran, pembuatan data base, pendampingan, dan pengembangan, serta uji kompetensi pelaku Pramuka produktif,” katanya, Rabu (20/10/2022).

Endingnya, masih kata Dian Harmuningsih, diharapkan bermunculan tunas baru penemu produk dan bidang jasa yang memiliki hak paten sendiri.

“Sasaran program Pramuka produktif untuk mewadahi jiwa kewirausahaan anggota Pramuka. Selanjutnya akan ada pembinaan serta pengembangan. Lalu, kompetensi ini ditingkatkan melalui program-program yang padat manfaat dan berdaya guna bagi masyarakat,” jelas Dian.

Visitasi 8 kwarcab terpilih meliputi Lumajang, Sumenep, Pamekasan, Kota/Kabupaten Malang, serta Kota/Kabupaten Blitar. Tim visitasi dipimpin Dian Harmuningsih,  didampingi Ananda Shofwan (sekretaris), Elva My Reza (bendahara), serta Rachman Widohardhono (ketua bidang penelitian dan evaluasi).

Visitasi dimulai Jumat-Minggu, 14-23 Oktober 2022. Dalam visitasi tersebut, diberikan sosialisasi dan paparan dari pegiat Pramuka Produktif. “Paparan berisikan business plan (rencana bisnis) serta pengalaman juga tantangan yang dihadapi. Setiap kwarcab memaparkan sekitar 3 sampai 5 produk unggulan,  baik barang atau jasa,” jelas Dian.

Pegiat Pramuka Produktif ini dibagi menjadi beberapa klaster. Yaitu adik didik (penegak dan pandega), pembina, serta pelatih produktif. Karya yang ditampilkan luar biasa. Misalnya, jasa destinasi wisata bumi perkemahan, glamping, kuliner, produksi keripik, jamu herbal, arang batok kelapa, POV (pupuk cair) dari air seni kelinci, seni batik juga penyediaan jasa website.

Bahkan didapati pula para pelatih produktif yang memiliki penerbitan sendiri. Menulis, mencetak,  dan menjual buku tentang metode pembelajaran ala Pramuka. Hasil royalti buku tersebut disumbangkan seluruhnya untuk kegiatan kwarcabnya.  (bri/mat)