MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Raden Trikora Sukarno atau lebih akrab dipanggil Cak No alias Pak No, penabuh bass drum Aremania Gate Score, tutup usia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Sabtu (05/02/2022) malam.

KABAR Cak No meninggal datang melalui pesan berantai WhatsApp. Salah satu Aremania, Ahmad Ghozali melalui pesan WhatsApp mengungkapkan, sekitar pukul 22.02 WIB, Cak No mengembuskan napas terakhirnya di IGD RSSA Malang.

“Assalamu’alaikum wr wb, kami sampaikan dari keluarganya Pak No, saat ini saya berada di IGD Dokter Saiful Anwar. Barusan 10 menit yang lalu Pak No bass drum Arema telah berpulang,” demikian isi WA tersebut.
“Mohon doanya teman-teman Arema semuanya. Aremania di mana pun, semoga husnul khatimah. Dan teman-teman semuanya, mohon kesalahan Pak No dimaafkan. Saat ini kami bersama keluarganya berada di IGD Dokter Saiful Anwar Malang. Matur suwun dulur-dulur pendongane mugi-mugi Pak No diparingi husnul khatimah. Amin Yarabbal alamin,” lanjut Ghozali.
Begitu sebaliknya banyak Aremania yang sangat menyayangkan kepergiannya, karena Cak No adalah panutan bagi setiap junior. “Baginya, seorang pemain Arema boleh pergi dan pensiun. Tapi suporter seperti kita tak akan lekang oleh waktu,” ujar Bang Pay, perwakilan Aremania Kebanggaan Mengakar yang ikut hadir di pemakaman Cak No di Samaan.

Sebagai informasi, Cak No merupakan Aremania yang ikonik ketika mendukung Arema berlaga. Setiap pertandingan, Cak No selalu hadir untuk menabuh bass drum sebagai iringan ketika Aremania bernyanyi.
Sehari-hari Cak No bekerja di Dinas Tenaga Kerja Kota Malang. Kemudian pindah ke Satpol PP, dan terakhir mengabdi di UPT Stadion Gajayana.
Cak No dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Samaan, samping Jl. Mawar, Minggu (06/02/2022) sekitar pukul 09.52 WIB, diantar kerabat, tetangga, dan beberapa tokoh Arema, mulai Wahyu GW Arema Voice, Abdul Haris (mantan Panpel Arema), Ade Herawanto D’Kross. (div/mat)