13 April 2024

`

Pemkot Malang Segera Ciptakan Kawasan Keramaian Baru di Soehat

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur, segera menciptakan titik keramaian baru sebagai salah satu upaya memecah titik kemacetan. Karena saat ini tersentral di Kayutangan Heritage, Jl. Basuki Rahmat, Kecamatan Klojen. Konsep yang dipilih tentang milenial.

 

Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kota Malang dan ahli tata ruang menggelar diskusi di The Shalimar Hotel Malang Jl. Cerme, Kelurahan Oro oro Dowo,  Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (25/03/2024) siang.

 

GAGASAN itu disampaikan Pj Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, saat diskusi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di The Shalimar Hotel Malang Jl. Cerme, Kelurahan Oro oro Dowo,  Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (25/03/2024) siang.

Pj Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM.

“Hari ini kita diskusikan lalu lintas di Kota Malang. Karena itu dihadirkan Forum Lalu lintas dan Forum Tata Ruang. Karena penggunaan lahan di Kota Malang, kalau tidak singkron dengan Forum Lalu Lintas, akan menimbulkan kemacetan,” terang Wahyu Hidayat.

Ia menambahkan, penggunaan lahan untuk kepentingan tertentu, akan menarik lalu lintas ke tempat tersebut. Karena itu, ahli transfortasi dan ahli tata ruang ditemukan untuk duduk bersama, mensingkronkan penggunaan lahan dan memecah arah lalu lintas.

Saat ini, kata Wahyu Hidayat, masih tercentral di kawasan Kayutangan Heritage. Karena semua mengarah ke titik tersebut, sehingga menimbulkan kemacetan. Karena itu perlu ada lokasi baru yang bisa menjadi tujuan arah lalu lintas.

“Kalau Kayutangan lebih kepada konsep kolonial. Nanti (Jl. Soehat) kira- kira untuk konsep milenial. Sekitar kawasan Sukarno Hatta. Kan banyak dipakai anak anak untuk kumpul- kumpul, sehingga bisa memecah arus lalu lintas. Mengimbangi lokasi yang sudah ada, termasuk di kawasan Sawojajar. Akan kita tata untuk lebih baik lagi,”  lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Wijaya Saleh Putra, menjelaskan, mendekati hari lebaran, arus lalu lintas semakin padat. Karena itu, diperlukan penertiban yang baik, termasuk parkir.

“Semakin dekat dengan lebaran, pusat perbelanjaan semakin ramai. Ini hal biasa setiap tahun. Tapi penanganan juga berbeda, karena beda kondisi. Untuk saat ini, dari BMKG, curah hujan masih sering terjadi. Tapi mudah- mudahan cuaca masih bisa dinikmati bersama,” terang kadishub.

Selain itu, kata dia, untuk keamananan dan kenyamanan, pihaknya bekerjasama dengan Polresta Malang Kota. Termasuk dalam pembentukan pos pengamanan dan pos pelayanan di beberapa titik. Salah satunya didirikan di depan Stasiun Kota Baru.

“Selain itu dilakukan mudik gratis. Nanti tanggal 6 April, kita start dari depan Balai Kota Malang. Sebanyak 10 bus dari Pemkot Malang dan 3 bus dari Polresta Malang Kota,” pungkasnya. (aji/mat)