19 Mei 2024

`

Nabil Lantik Pengurus KONI Kota Malang

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang, Jawa Timur, masa bakti 2023 – 2027 dilantik oleh Ketua KONI Jawa Timur, M Nabil, di ruang rapat paripurna DPRD Kota Malang, Kamis (15/06/2023) siang.

 

Ketua KONI Jawa Timur, M Nabil, menyerahkan bendera KONI kepada Ketua KONI Kota Malang, Djoni Sudjatmoko, saat pelantikan pengurus masa bakti 2023 – 2027 di ruang rapat paripurna DPRD Kota Malang, Kamis (15/06/2023) siang.

 

DALAM pelantikan itu, Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan, kepengurusan KONI yang baru harus selaras dengan paradigma olahraga di Indonesia. Ini tertuang dalam Undang-Undang (UU) 11 tahun 2022.  “Di pasal 75 disebut bahwa olahraga menjadi urusan bersama. Artinya, tanggung jawab masyarakat dan pemerintah,” katanya.

Para pengurus KONI Kota Malang yang baru dilantik bersalaman dengan para undangan, termasuk Ketua KONI Jawa Timur, M Nabil, Kamis (15/06/2023) siang.

Hal ini disampaikan wali kota karena saat ini paradigma tentang olahraga di Indonesia telah berubah. Olahraga menjadi bagian dari pariwisata yang berkontribusi pada perekonomian negara. “Sekarang sudah berubah. Bagaimana keuangan negara, bersumber dari yang tidak akan pernah habis. Seperti pariwisata, yang salah satunya dikuatkan adalah olahraga, untuk pertumbuhan ekonomi,” lanjutnya.

Untuk itu, Pemerintah Kota Malang siap memfasilitasi kebutuhan KONI sebagai upaya pembinaan keolahragaan di Kota Malang. Namun juga harus dibarengi dengan kesiapan KONI Kota Malang. “Misalnya mengajukan fasilitas salah satu cabor. Kita rumuskan bersama. Misalnya pemkot tidak mampu, ya ke provinsi atau ke pusat. Namun KONI juga harus siap, tidak sekadar mengajukan,” pungkasnya.

Ketua KONI Kota Malang, Djoni Sudjatmoko, menyambut baik respons Pemkot Malang. Pihaknya bakal mempersiapkan sejumlah fasilitas olahraga di Kota Malang.  “KONI Kota Malang sudah lapor untuk mengusulkan ke gubernur agar Porprov IX tahun 2025 ditempatkan di Kota Malang dan sekitarnya. Ini tentu perlu pembenahan infrastruktur dan sarpras sebagai kesiapan,” terangnya.

Selain itu, kata Djoni diperlukan persiapan menjelang Porprov VIII tahun 2023 mendatang.  “Kita sudah persiapkan seluruh atlet cabor untuk tampil di ajang itu,” pungkasnya. (aji/mat)