20 Mei 2024

`

Mesin Penggilingan Tebu PG Krebet Terbakar

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Mesin penggilingan tebu milik Pabrik Gula (PG) Rajawali 1 Krebet di Jl. Raya Krebet, Desa Krebet, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Rabu (01/11/2023) siang, sekitar pukul 14.30 WIB. Tak ada korban jiwa dan terluka dalam kejadian ini. Namun kebakaran membuat pekerja panik.

 

Petugas damkar Kabupaten Malang berada di antara mesin Pabrik Gula (PG) Rajawali 1 Krebet di Jl. Raya Krebet, Desa Krebet, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang terbakar, Rabu (01/11/2023) siang, sekitar pukul 14.30 WIB.

 

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, pada Rabu siang, sekitar pukul 14.55 WIB, petugas jaga damkar Kabupaten Malang menerima informasi dari Yuanugrah, anggota damkar Kabupaten Malang yang berada di sekitar kejadian. Kepada petugas jaga damkar dikabarkan mesin penggilingan tebu milik PG Rajawali 1 Krebet terbakar.

Petugas damkar Kabupaten Malang berada di antara mesin Pabrik Gula (PG) Rajawali 1 Krebet di Jl. Raya Krebet, Desa Krebet, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang terbakar, Rabu (01/11/2023) siang, sekitar pukul 14.30 WIB.

Setelah mendapat laporan, Tim Damkar yang dipimpin Syaiful Anwar sebagai Komandan Regu 4, sekitar pukul 15.03 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 4 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang, dibantu 1 unit damkar milik PG Krebet, dan sejumlah relawan RedKar.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 15.20 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. Butuh waktu lama bagi petugas untuk memadamkan api. “Sekitar pukul 17.00 WIB api baru berhasil dijinakkan,” kata Firmando, Rabu (01/11/2023) malam setelah kejadian.

Namun tak urung api yang belum diketahui asalnya itu menimbulkan kepanikan pekerja pabrik. Tapi berkat kesigapan petugas damkar, sehingga api cepat dipadamkan dan tak menjalar kemana-mana. “Hingga laporan ini dibuat, kami belum mengetahui berapa kerugian material dan apa penyebab kebakaran, karena masih dalam penyeldidikan petugas,” kata Firmando.

Mantan Camat Dau dan Pakis ini menambahkan, tak ada korban jiwa dan terluka dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. “Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesan Firmando. (iko/mat)