25 Februari 2024

`

Menteri PPN Sap Membangun RS Pendidikan UB

2 min read

MALANG | TABLOIDJAWATIMUR.COM – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Suharso Monoarfa siap bekerjasama untuk membangun Rumah Sakit (RS) Pendidikan Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur. Bahkan ia berharap agar ke depan terjadi riset intens di perguruan tinggi ini.

 

Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur, menggelar Dies Natalis UB ke- 61, menghadirkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Suharso Monoarfa di kampus setempat, Jumat (05/01/2023).

 

HAL TERSEBUT ia sampaikan saat menghadiri Dies Natalis UB ke-61 di kampus setempat, Jumat (05/01/2023).  “Kami akan menjalin kerjasama dengan UB terkait pembangunan Rumah Sakit Pendidikan. Saya berharap mudah-mudahan di UB ada hal khusus yang bisa direalisasikan,” katanya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Suharso Monoarfa bersama petinggi Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur saat menghadiri Dies Natalis UB ke 61 di kampus setempat, Jumat (05/01/2023).

Kepala Bappenas juga berharap UB sebagai kampus kebanggaan warga Malang dan nasional dapat berperan mewujudkan Indonesia Emas 2045. Pihaknya berharap UB dapat menghasilkan lebih banyak hasil riset terapan, periset handal, serta mendorong kapasitas yang lebih baik, yakni dengan hilirisasi teknologi dari luar.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UB, Prof. Widodo, menjelaskan, terkait rumah sakit pendidikan. menurutnya hal ini sebagai upaya untuk merespon isu global tentang kesehatan. Ia menilai, isu kesehatan ke depan akan banyak bermunculan, termasuk di antaranya stunting, diabet, dan lain-lainnya.

Sedangkan Ketua Pelaksana Dies Natalis UB,  Prof. Dian Handayani, SKM, MKes, PhD, mengatakan, tema sehat yang diangkat bermakna bahwa tidak harus sehat secara individu, tapi juga secara civitas akademika, organisasi, dan institusinya. “Sehat dalam sebuah institusi berkaitan dengan kepemimpinan terbuka dan akuntabel,” katanya.

Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur, menggelar Dies Natalis UB ke- 61, menghadirkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Suharso Monoarfa di kampus setempat, Jumat (05/01/2023).

Dian menambahkan, guna mendukung makna sehat bagi sivitas akademika, dalam kegiatan kali ini juga dilakukan screening kesehatan bagi para dosen bergelar professor, pimpinan, serta tenaga pendidikan.

“Apa yang dimiliki UB, seperti dosen, pimpinan, dan tenaga pendidikan merupakan aset institusi yang harus dijaga kesehatannya agar dapat meraih prestasi yang optimal. Diharapkan sivitas UB dapat terus bekerja dan berkarya tanpa harus mengalami masalah burnout dan kelelahan kerja,” jelas Dian.

Ditambahkannya, gaya hidup tidak sehat seperti kurang aktivtas fisik, polusi, teralu banyak konsumsi makanan tidak sehat, stress pekerjaan dan belajar, akan dapat memunculkan penyakit-penyakit degenaratif yang bisa membawa dampak besar terhadap perkembangan UB. (div/mat)