25 April 2024

`

Menparekraf Dorong Generasi Muda Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, saat di Malang Entrepreneur Summit Selasa (25/10/2022), di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur.

 

HAL TERSEBUT diungkapkan dalam sambutan di Malang Entrepreneur Summit dengan tema “Muda, Berkarya, Berdampak”, Selasa (25/10/2022), di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur.

Melalui pers rilis yang diberikan Humas Menparekraf, dijelaskan, Indonesia di tahun 2045 diproyeksi akan menjadi salah satu negara dengan perekonomian terbesar di dunia. Salah satunya ditopang dengan adanya bonus demografi usia produktif sebesar 70 persen.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, saat di Malang Entrepreneur Summit Selasa (25/10/2022), di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur.

“Pada tahun 2045, Indonesia akan genap berusia 100 tahun. Di masa itu, Indonesia ditargetkan sudah menjadi negara maju dan sejajar dengan negara adidaya.  Sekitar 20 sampai 25 tahun lagi kita memasuki Indonesia Emas. Ini adalah masa-masa yang sangat penting. Siapa lokomotifnya? Kalianlah yang akan memasuki Indonesia Emas, saat kalian memasuki usia produktif,” kata Sandiaga Uno.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan, generasi muda merupakan aset bangsa yang berperan besar dalam memajukan kondisi perekonomian Indonesia. “Generasi muda memiliki potensi idealisme yang menjadi harapan untuk memegang tongkat estafet kepemimpinan di masa depan dan mampu menyokong keberlangsungan ekonomi bangsa,” ujarnya.

Karena itu, Menparekraf mendorong generasi muda untuk selalu mengasah learning skills, literacy skills, dan life skills. Karena saat ini juga tengah memasuki era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity,  dan Ambiguity) yang membuat persaingan untuk memasuki dunia kerja semakin ketat.  “Ini situasi yang sangat menghantui kita. Untuk itu kita harus punya keterampilan. Meningkatkan keterampilan dan meningkatkan keterampilan hidup,” katanya

Kemenparekraf menyiapkan berbagai program untuk melakukan percepatan pemulihan dan peningkatan produktivitas sektor parekraf melalui _upskilling, reskilling_ dan _new skilling, yang diharapkan mampu menciptakan peluang kerja dan peluang usaha bagi sumber daya manusia pariwisata dan ekonomi kreatif yang kompeten dan berkelanjutan. (div/mat)