TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, Nirwana Chendra Kasih, berhasil meraih medali emas lomba cerpen nasional.

Mahasiswa UMM Menang Lomba Cerpen Nasional

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, Nirwana Chendra Kasih, berhasil meraih medali emas lomba cerpen nasional. 

Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, Nirwana Chendra Kasih, berhasil meraih medali emas lomba cerpen nasional.

PERLOMBAAN yang masuk dalam Pekan Seni Mahasiswa-Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PSM – PTMA) V ini diadakan secara daring, akhir Desember  2021 oleh Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Universitias Muhammadiyah Magelang (UNIMMA).

Chendra menceritakan,  sejak  di bangku Sekolah Dasar (SD) ia sangat antusias dengan penulisan dan sastra. Ketertarikannya terus tumbuh dan mengantarkannya pada sederet prestasi yang membanggakan di bidang penulisan.

“Alhamdulillah hingga saat ini saya masih antusias terhadap penulisan sastra. Bukan agar menang lomba, tapi memang saya cinta sekali dengan sastra,” ujarnya, Rabu (12/01/2022).

Dalam perlombaan kali ini, Chendra menyusun  cerpen dengan judul ‘Tanaq Colong’. Ia mencoba menceritakan konflik sosial di masyarakat, yakni perebutan tanah antara tuan tanah dengan investor yang ingin mengubah desa menjadi wisata. Seluruh warga setuju dengan gagasan desa wisata, namun tidak dengan Amaq Pi’il, sang tuan tanah. Ia beralasan bahwa desa wisata akan merusak keasrian alam yang dimiliki desa.

Ia bersyukur dapat dipercaya untuk mewakili UMM dalam event bergengsi PSM-PTMA se-Indonesia ini. Menurutnya, ini adalah bekal yang bagus untuk menapaki kompetisi-kompetisi lain yang harus ditaklukkan. “Alhamdulillah, target untuk memenangkan lomba ini bisa tercapai dengan sukses. Para dosen, teman dan keluarga terus mendorong saya untuk melakukan yang terbaik. Merekalah yang menjadi bahan bakar saya untuk menggali ide dan menuliskannya dalam bentuk sebuah cerpen,” ucapnya.

Mahasiswi asli Nusa Tenggara Barat (NTB) ini berharap ia bisa menemukan wadah yang bisa membuatnya fokus mengembangkan skill menulis. “Saya juga berencana membangun wadah itu sehingga teman-teman yang tertarik dengan sastra bisa bergabung dan saling mendukung untuk meningkatkan kapasitas diri,” jelasnya. (div/mat)