20 Juli 2024

`

Mahasiswa UB Tawarkan Keindahan Pantai di Sitiarjo Lewat Medsos

3 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Tim Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya (UB) di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menggali potensi wisata di desa ini dengan mempromosikan Pantai Teluk Asmara, Pantai Watu Leter, Tanjung Penyu Emas, dan Pantai Goa Cina.

 

Di Pantai Watu Leter dan Tanjung Penyu Emas yang terletak di Dusun Rowotrate, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terdapat sejumlah perahu nelayan.

 

Di Pantai Watu Leter dan Tanjung Penyu Emas yang terletak di Dusun Rowotrate, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terdapat sejumlah perahu nelayan.

MELANSIR rilis Humas UB yang diterima redaksi tabloidjawatimur.com, Rabu (12/07/2023), Humas MMD Sitiarjo, Yanuar Dandy Hardianto, menjelaksan, potensi ketiga pantai sebenarnya sangat besar, tapi kurang informasi sehingga daya tarik wisatawan kurang.

“Banyak masyarakat yang belum mengetahui kalau di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang ini ada tiga pantai yang indah. Untuk itu kami melakukan upaya untuk mempromosikan keindahan pantai-pantai tersebut melalui platform media sosial, seperti Instagram dan TikTok,” jelas Yanuar.

Salah satu pantai di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang dipromosikan mahasiswa UB lewat media sosial.

Yanuar dan tim memaparkan tiga pantai tersebut beserta potensinya. Pertama, Pantai Teluk Asmara menawarkan pemandangan gugusan pulau-pulau. “Pantai Teluk Asmara tak kalah menarik dengan pemandangan di Raja Ampat,” ungkap mahasiswa yang juga warga Desa Sitiarjo ini.

Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan di Pantai Teluk Asmara antara lain snorkeling, menikmati pemandangan deretan pulau, matahari terbenam, serta mengunjungi goa atau gazebo yang ada di sekitar pantai.

Kedua, Pantai Watu Leter dan Tanjung Penyu Emas yang terletak di Dusun Rowotrate, Desa Sitiarjo. “Pantai ini menyuguhkan pemandangan yang memukau, dengan ikon perahu yang terletak di atas bukit, menciptakan kesan seolah-olah perahu itu terdampar di bukit,” katanya.

Di sebelah pantai ini terdapat Tanjung Penyu Emas, sebuah tempat konservasi penyu. Di sini, pengunjung dapat menjelajahi dan belajar tentang upaya pelestarian penyu. Pantai ini merupakan lokasi favorit bagi penyu untuk bertelur, dan wisatawan dapat menyaksikan momen langka tersebut.

“Pantai Watu Leter memang berbeda dari pantai-pantai lainnya, karena fokus utamanya adalah menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan penyu. Kawasan ini juga menjadikan tempat yang luar biasa untuk belajar dan mengapresiasi kehidupan laut,” tambah mahasiswa Fakultas Peternakan UB ini.

Inilah para mahasiswa UB yang sedang menggelar Mahasiswa Membangun Desa (MMD) di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Mereka menggali potensi wisata dengan mempromosikan Pantai Teluk Asmara, Pantai Watu Leter, Tanjung Penyu Emas, dan Pantai Goa Cina.

Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan di Pantai Watu Leter antara lain menyusuri hutan bakau, snorkeling, berkemah, serta menyaksikan penyu-penyu yang bertelur atau dilepas ke alam bebas.

Pantai Watu Leter juga memiliki keistimewaan lain, ombaknya tidak terlalu besar sehingga aman bagi wisatawan. Para pengunjung juga akan terpesona oleh pasir putihnya yang bersih dan indah. Di sekitar pantai juga menawarkan berbagai kuliner yang dapat dinikmati oleh wisatawan.

Ketiga, Pantai Goa Cina yang menawarkan pemandangan air biru jernih dan pasir putih. Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan di Pantai Goa Cina yakni menjelajahi goa dan menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam. “Ada juga legenda menarik yang mengelilingi pantai ini, yang menambah daya tariknya,” tambahnya.

Melalui promosi di Instagram dan TikTok, mahasiswa MMD berperan dalam membangun kesadaran masyarakat akan keindahan tiga pantai menarik di Sitiarjo. Melalui konten yang dibuat, mereka mengajak wisatawan untuk mengunjungi dan menikmati pesona alam yang ditawarkan oleh pantai-pantai ini. “Dengan upaya ini, diharapkan pariwisata di Sitiarjo semakin berkembang dan memberikan manfaat ekonomi serta konservasi lingkungan bagi masyarakat setempat,” pungkas Yanuar. (div/mat)