15 Desember 2024

`

Mahasiswa ITN Raih Emas di Bandung Internasional E-Poomsae Tournament

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Jawa Timur, merebut medali pada Kejuaraan Bandung Internasional E-Poomsae Tournament 2021, Sabtu – Minggu (26 – 27 Juni 2021) yang dilakukan secara virtual.

 

Inilah para mahasiswa ITN Malang yang berhasil meraih medali Kejuaraan Bandung Internasional E-Poomsae Tournament 2021, Sabtu – Minggu (26 – 27 Juni 2021) yang dilakukan secara virtual.

 

MAHASISWA yang mengharumkan kampus ITN itu antara lain Muhammad Fikri Ardiansyah (Poomsae Individual Senior Male Taegeuk 1, meraih medali emas),  mahasiswa arsitektur semester 2 dari  Sidoarjo. Ahmada Itmamunnafi’ (Speedkicking Senior Male, meraih emas), teknik informatika, semester 4,  dari Blitar.

Bernika Natasya Ifada (Poomsae Individual Senior Female Taegeuk 7, meraih medali perak), teknik lingkungan, semester 4, dari Malang. Rocky Abraham Yunior Tuka (Speedkicking Senior Male, meraih medali perunggu), arsitektur, semester 4, dari Kupang.

Kahumas ITN, Nenny Roostrianawaty, ST.MT, bersama para mahasiswa.

Vincentius A Paulo (Speedkicking Senior Male, meraih medali perunggu), teknik elektro, semester 2, dari  Kalimantan. Reva Nabila Putri (Speedkicking Senior Female, medali perunggu), teknik lingkungan, semester 4, dari Malang. Total ITN memporoleh 2 emas, 1 perak, 3 perunggu.

“Saya ucapkan selamat pada tim Taekwondo  ITN. Kita sangat bangga atas prestasi yang diraih mahasiswa ITN yang berkiprah di olah raga,” kata Kahumas ITN, Nenny Roostrianawaty, ST.MT, Rabu (30/06/2021) siang saat jumpa pers.

Nenny Roostrianawaty menambahkan, soal penghargaan dari kampus untuk para juara ini, akan diserahkan kepada Wakil Rektor 3. “Harapan kita,  dengan adanya penghargaan atas prestasinya tersebut akan menggairahkan prestasi lain,  baik secara pribadi maupun Unit Kegiatan Mahasiswa  (UKM) yang ada di ITN Malang,“ imbuhnya.

Sementara itu,  salah satu mahasiswa yang menyumbangkan emas,  Ahmada Itmamunnafi’, asal Blitar mengucapkan puji sukur atas prestasi yang diraihnya. “Alhamduliah saya masih bisa mempersembahkan emas. Tidak lupa  terima kasih saya kepada kedua orang tua, dosen ITN, tim pelatih,  dan teman- teman atas support dan doanya,” ujarnya.

Untuk meraih prestasi ini,  lanjut mahasiswa Fakultas Teknik Informatika semester 4 ini,  dia harus giat berlatih selama 2 bulan.  Sebelum mengikuti kejuaraan di Bandung, dia  terjun di  kejuaraan Indonesia Best of The Best Maluku Nasional Poomsae & Speedkicking Taekwondo Championships 2021. Di sini dia hanya mendapat perak. “Saya terus berlatih. Alhamdulillah sekarang mendapat medali emas,” katanya.

Sedangkan  Muhammad Fikri Ardiansyah, mahasiswa  jurusan arsitektur, semester 2 asal Sidoarjo yang juga meraih emas juga bersyukur atas prestasi yang diraihnya. Dalam kejuaraan ini dia turun di  kelas Poomsae Individual Senior Male Taegeuk 1. “Alhamdulillah saya mendapatkan emas,” katanya.

Di kejuaraan Indonesia Best of The Best Maluku Nasional Poomsae & Speedkicking Taekwondo Championships 2021, Fikri juga mendapatkan medali emas.  “Saya akan meningkatkan kemampuan dengan cara  giat berlatih agar tetap mempersembahkan  emas di kejuaraan selanjutnya,” pungkasnya.  (div/mat)