20 Juli 2024

`

Listrik Konsleting, Toko Sembako Terbakar, 1 Orang Terluka

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Diduga karena konsleting listrik, rumah tinggal yang menjadi satu satu dengan toko sembako, milik Sueb (60), warga Jl. Raya Kalangan RT 14/RW 04 Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Selasa (01/11/2022) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB.  

 

Sejumlah warga berada di lokasi kebakaran, melihat petugas PMK memadamkan api yang membakar toko sembako milik Sueb (60), warga Jl. Raya Kalangan RT 14/RW 04 Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (01/11/2022) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB.

 

Firmando H Matondang

MESKI tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun salah seorang warga, Samsul Arifin (35), warga Dusun Cekonce, Desa Sanatengah, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, mengalami luka bakar ringan. Selain itu pemilik toko mengalami kerugian sekitar Rp 250 juta.

Kepala Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, pada Selasa pagi, sekitar pukul 07.25 WIB, petugas jaga pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Malang, menerima telepon dari Lutfi, warga Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso. Kepada petugas jaga, dia mengabarkan ada rumah yang terbakar.

Setelah mendapat laporan, Tim PMK yang dipimpin Syaiful Anwar sebagai Komandan Regu 4, sekitar pukul 07.30 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 3 unit mobil pemadam kebakaran (damkar), dan dibantu 3 unit damkar dari Kota Batu.

Sebuah mobil ikut terbakar ketika api membakar toko sembako milik Sueb (60), warga Jl. Raya Kalangan RT 14/RW 04 Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (01/11/2022) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 07.50 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga sekitar, petugas melakukan pemadaman.  “Namun butuh waktu lama untuk memadamkan api. Karena di dalam bangunan banyak barang yang mudah terbakar. Bahkan di dalam juga ada mobi,” terang Firmando, Selasa (01/11/2022) siang.

Firmando menambahkan, baru sekitar pukul 08.20 WIB api baru dapat dipadamkan. “Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun ada satu orang yang mengalami luka bakar ringan. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. Namun diduga karena konsleting listrik. Kerugian sekitar Rp 250 juta. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesannya. (bri/mat)