16 Juni 2024

`

Listrik Konslet, Rumah Terbakar, Rp 150 Juta Melayang

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Diduga karena konsleting listrik, rumah milik Sadi Wibowo (46) di Dusun Dawuhan, Desa Gondowangi, RT 15/RW 13, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Rabu (11/05/2024) siang, sekitar pukul 11.30 WIB.

 

Petugas damkar menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar rumah milik Sadi Wibowo (46) di Dusun Dawuhan, Desa Gondowangi, RT 15/RW 13, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (11/05/2024) siang, sekitar pukul 11.30 WIB.

 

Beginilah kondisi rumah milik Sadi Wibowo (46) di Dusun Dawuhan, Desa Gondowangi, RT 15/RW 13, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, setelah terbakar, Rabu (11/05/2024) siang, sekitar pukul 11.30 WIB.

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, pada Rabu siang, sekitar pukul 11.18 WIB, petugas jaga pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Malang, menerima telepon dari Dwi, warga di sekitar kejadian. Kepada petugas jaga dia mengabarkan ada rumah yang terbakar.

Kepala Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang.

Setelah mendapat laporan, Tim Damkar yang dipimpin Angga Krisnanto, sebagai Komandan Regu 2, sekitar pukul 11.25 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 3 unit mobil pemadam kebakaran (damkar), 1 unit ambulance, 2 relawan Redkar, dibantu perangkat desa setempat, anggota Polsek Wagir, dan Babinsa.

Petugas damkar menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar rumah milik Sadi Wibowo (46) di Dusun Dawuhan, Desa Gondowangi, RT 15/RW 13, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (11/05/2024) siang, sekitar pukul 11.30 WIB.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 11.38 WIB langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. “Butuh waktu lama bagi petugas untuk memadamkan api karena di lokasi kebakaran banyak barang yang mudah terbakar,” terang Firmando, Rabu (29/05/2022) sore setelah kejadian.

Firmando menambahkan, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. “Diduga karena konsleting listrik. Akibat kebakaran kerugian sekitar Rp 150 juta. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesannya. (iko/mat)