19 Mei 2024

`

Listrik Konslet, Kandang Ayam di Dau Terbakar, Rp 350 Juta Melayang

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Diduga karena konsleting listrik, kandang ayam milik Bambang (40), di Dusun Kethohan RT 26/RW 11, Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Minggu (08/10/2023) malam, sekitar pukul 19.55 WIB. Meski tak ada korban jiwa, namun kebakaran sempat membuat pemilik dan pekerja panik.

 

Petugas Damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar kandang ayam milik Bambang (40), di Dusun Kethohan RT 26/RW 11, Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (08/10/2023) malam, sekitar pukul 19.55 WIB.

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, pada Minggu malam, sekitar pukul 20.35 WIB, petugas jaga pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Malang, menerima telepon dari Ririn, warga yang berada tak jauh dari lokasi kebakaran. Kepada petugas jaga, dia mengabarkan ada kandang ayam terbakar di Dusun Ketohan RT 26/ RW 11, Desa Kucur, Kecamatan Dau.

Petugas Damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar kandang ayam milik Bambang (40), di Dusun Kethohan RT 26/RW 11, Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (08/10/2023) malam, sekitar pukul 19.55 WIB.

Setelah mendapat laporan, Tim Damkar yang dipimpin Andrianto sebagai Komandan Regu 3, sekitar pukul 20.45 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 4 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Pemkab Malang, 1 unit ambulance, sejumlah relawan, 4 Polisi, dan 2 TNI.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 20.55 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. Cukup lama juga api baru bisa dipadamkan, karena banyak material yang mudah terbakar, ditambah angin cukup kencang.

“Sekitar pukul 22.20 WIB baru api dapat dijinakan. Cukup lama juga api membakar kandang ayam, sekitar 2 jam lebih, mulai pukul 19.55 WIB hingga 22.20 WIB,” kata Firmando, Senin (09/10/2023) siang setelah kejadian.

Menurut Firmando, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. Namun diduga karena konsleting listrik. “Akibat kebakaran pemilik mengalami kerugian Rp 350 juta. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesannya. (bri/mat)