22 April 2024

`

Listrik Konslet, Gudang Pembuatan Dupa Terbakar

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sebuah gudang pembuatan dupa milik Wiwik (51), di Dusun Pandansari, Desa Pandanrejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Senin (21/08/2023) malam, sekitar pukul 19.30 WIB.

 

Petugas damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar gudang pembuatan dupa milik Wiwik (51) di Dusun Pandansari, Desa Pandanrejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (21/08/2023) malam, sekitar pukul 19.30 WIB.

 

TAK ADA korban jiwa dalam kejadian ini. Namun bangunan seluas kurang lebih 5 X 10 meter ini hangus terbakar. Sejumlah barang yang ada di dalam gudang, ikut terbakar meski ada sebagian yang bisa diselamatkan. Akibat kebakaran ini, pemilik usaha mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta.

Firmando H Matondang

Kepala Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, sekitar pukul 20.03 WIB, Carik Pandanrejo, Kecamatan Wagir, menghubungi petugas jaga damkar Kabupaten Malang. Kepada petugas jaga, dia mengabarkan ada gudang pembuatan dupa terbakar di desanya.

Setelah mendapat laporan, Tim PMK yang dipimpin Andrianto sebagai Komandan Regu 3, sekitar pukul 20.07 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 3 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang, 6 relawan RedKar, dibantu 6 Polisi, 1 TNI, dan 10 anggota RAPI (Radio Amatir Penduduk Indonesia).

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 20.15 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. Tak butuh waktu lama bagi petugas dan warga memadamkan api. “Sekitar pukul 21.00 WIB api sudah berhasil dipadamkan,” kata Firmando, Selasa (22/08/2023) siang setelah kejadian.

Namun tak urung api yang diduga berasal dari konsleting listrik itu membuat bangunan hangus dimakan si jago merah. “Api membakar bangunan mulai pukul 19.30 WIB dan baru dapat diatasi sekitar pukul 21.00 WIB. Api cepat dipadamkan karena banyak pihak yang membantu, ” terang Firmando.

Mando menambahkan, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. “Namun diduga api berasal dari konsleting listrik. Kerugian sekitar Rp 50 juta. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesannya. (iko/mat)