23 Februari 2024

`

Limbah Plastik dan Kertas di Kepanjen Terbakar

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Limbah plastik dan kertas milik Agus Wahyudi (45) di Jl. Raya Jenggolo RT 1/RW 1, Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Senin (18/12/2023) malam, sekitar pukul 21.00 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kebakaran membuat warga sekitar panik.

 

Petugas berada di sekitar limbah plastik dan kertas milik Agus Wahyudi (45) di Jl. Raya Jenggolo RT 1/RW 1, Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang terbakar, Senin (18/12/2023) malam, sekitar pukul 21.00 WIB.

 

Firmando H Matondang.

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, pada Senin malam, sekitar pukul 21.30 WIB, petugas jaga damkar Kabupaten Malang menerima informasi dari Satria, warga di sekitar kejadian. “Kepada petugas jaga dia mengabarkan ada tumpukan limbah plastik dan kertas yang terbakar,” katanya, Selasa (19/12/2023) siang.

Setelah mendapat laporan, Tim Damkar yang dipimpin Syaiful Anwar sebagai Komandan Regu 4, sekitar pukul 21.40 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 3 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang dan sejumlah relawan.

Seorang petugas mengamati kepulan asap dan api yang membakar limbah plastik dan kertas milik Agus Wahyudi (45) di Jl. Raya Jenggolo RT 1/RW 1, Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (18/12/2023) malam, sekitar pukul 21.00 WIB.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 21.50 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. “Butuh waktu lama bagi petugas untuk memadamkan api, karena di lokasi banyak material yang mudah terbakar, seperti plastik dan kertas,” kata Firmando.

Dia menjelaskan, api baru berhasil dijinakan pada Selasa (19/12/2023) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. “Cukup lama juga api membakar tumpukan plastik dan kertas ini, karena api sebenarnya sudah muncul sejak Minggu (17/12/2023) siang dan membesar pada Senin (18/12/2023) malam,” kata Firmando.

Mantan Camat Dau dan Pakis ini menambahkan, tak ada korban jiwa dan terluka dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. “Akibat kebakaran pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesan Firmando. (iko/mat)