25 Februari 2024

`

Kopi Sumbang 33 % Ekspor Kabupaten Malang

1 min read
Tanaman kopi di Kabupaten Malang.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Biji kopi kering menjadi komoditas utama ekspor Kabupaten Malang ke sejumlah negara. Neraca ekspor tahun 2017 mencapai US$ 388.462.850. Dari jumlah itu, kopi menyumbang 33% dari total nilai ekspor.

 

Kabid Perdagangan, Dinas Perdagangan dan Industri Kab Malang, Hasan Tuasikal.

HAL INI dijelaskan Kepala Bidang  Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang, Hasan Tuasikal, Senin (01/10/2018). “Memang,  dari sepuluh besar komoditas ekspor Kabupaten Malang, kopi adalah yang nomor satu,” terang Hasan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kab Malang, Budiar Anwar .

Dari data yang dimiliki Disperindag Kab Malang, nilai ekspor untuk kopi di tahun 2017 mencapai US$ 129.266.002,35 dengan volume ekspor 59.103.654.60 kg, mengalami kenaikan jika dibanding tahun 2016 yang nilai ekspornya US$ 122.200.976,22 dengan volume ekspor 63.235.140 kg. “Memang jika mengacu pada nilai, ekspor kopi kita setiap tahun selalu mengalami peningkatan, namun itu mengacu pada kurs dolar. Sedangkan untuk volume, ada penurunan jika dibanding tahun 2016. Sementara ini kita memang kewalahan memenuhi kuota ekspor kita,”papar Kabid Perdagangan, Disperindag Kab Malang.

Untuk memenuhi permintaan kuota ekspor, dua eksportir utama di Kabupaten Malang, PT.Asal Jaya, Dampit, dan PT. Gemilang Sentosa, Singosari tidak hanya menyerap kopi asal Kabupaten Malang, seperti kopi Amstirdam (Ampelgading Tirtoyudo Dampit), namun juga menampung kopi dari daerah lain seperti Lampung, Jawa Tengah, Bali dan lainnya. “Bahkan kita harus mengimpor kopi dari Timor Leste, untuk pemenuhan kuota ekspor yang selalu naik,”ujar Hasan.  (diy)