25 Februari 2024

`

Ketua PP KAUJE Lantik Lutfil Hakim Jadi Ketua Alumni Unej Korwil Jatim

3 min read

SURABAYA | TABLOIDJAWATIMUR.COM – Ratusan alumni Universitas Jember (Unej), terlihat gayeng dalam dialog ‘Majukan Jatim 5 tahun ke depan,” di Hall Hayam Wuruk Lantai 8 Kantor Gubernur Jatim, Sabtu (16/12/2023) pagi. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara pelantikan dan pengukuhan Ketua Keluarga Alumni Unej (KAUJE) Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Timur, dan Koodinator Daerah (Korda) Surabaya, periode 2023-2027.

 

 

ADAPUN yang diantik sebagai pengurus KAUJE baik Korwil Jatim dan Korda Surabaya, bertabur tokoh dan pejabat mulai dari profesi pengacara, PPAT, Notaris, dosen, guru besar, hingga pejabat publik hingga wartawan.

Di KAUJE Korwil Jatim, Ketua dijabat Lutfil Hakim yang juga Ketua PWI Jatim. Kemudian Korda Surabaya dijabat oleh Eris SH, MH, lawyer di Surabaya. Untuk Dewan Pengawas Jatim, masuk tokoh Sahri Sahidin, Bawon-mantan ASN Pemprov, Nurwiyanto, Aris Agung Paewai (Pj Bupati Batu), Charles Meikiyansyah (DPR RI), Fatah Yasin (Wabup Pamekasan), Sonni T Dana Pramita (DPR RI), Adi Wibowo (Wawali Kota Pasuruan) dan sederet nama lain.

Lutfil Hakim Ketua KAUJE Korwil Jatim, dalam sambutannya usai pelantikan dan pengukuhan mengatakan bahwa pihaknya berterima kasih atas kepercayaan PP KAUJE yang memercayainya mengomando Jawa Timur.

Ada banyak fungsi alumni kepada almamaternya, termasuk bisa menyumbangkan anggaran, pemikiran, dan gagasan dalam pembangunan pendidikan dan SDM bangsa ini.

“Kami sebenarnya ditunjuk itu karena tidak ada yang mau jadi ketua, ya karena organisasi harus ada ketuanya, maka kami mau. Kita berupaya KAUJE ini bisa berkiprah memberi sumbangsih kepada daerah, pemerintah dan almamater. Termasuk menjadi ajang silaturahim alumni untuk saling mengisi dan mendukung,” ujarnya.

Adapun rumusan pemikiran KAUJE yang digagas hasil diskusi ini nantinya akan diserahkan kepada pemimpin daerah Jawa Timur, sebagai sumbangsih alumni Unej kepada negara.

Sementara itu, HM Sarmuji SE, MM, anggota Komisi VI DPR RI yang juga Ketua Pengurus Pusat (PP) KAUJE, mengambil sumpah dan janji pengurus Korwil Jatim dan Korda Surabaya tersebut dengan penuh hikmat.

Tak lupa Sarmuji mengucap terima kasih kepada Khofifah Indar Parawansa, yang memfasilitasi acara di ruang yang megah di kantor Pemprov Jatim ini.

“Terima kasih, atas nama seluruh keluarga besar alumni Unej, karena bisa berkesempatan memasuki gedung semegah ini, di kantor Gubernur Jatim,” ujar Sarmuji.

Sarmuji, mencatat bahwa kiprah KAUJE kepada almamater sudah begitu besar termasuk ketika ada alumni Unej yang ingin berkiprah di Jakarta. Pihaknya selalu mendukung.

Hal itu diamini Profesor Drs Slamin MComp.Sc, PhD, Pembantu Rektor (Purek) I bidang akademik, yang hadir di acara itu bersama Profesor Dr drg Sri Hernawati, Purek II bidang keuangan.

Pihaknya mengaku selalu mendukung dan berterimakasih terhadap upaya yang telah dilakukan HM Sarmuji, Ketua PP KAUJE yang mendukung semua alumni untuk berkesempatan berkarya dan mengabdi kepada bangsa.

“Termasuk kegiatan dan kiprah alumni ini dapat mengharumkan serta membanggakan almamater Unej. Sehingga kita tidak berharap sekadar dana melimpah. Namun sumbangsih pemikiran, gagasan dan ide membangun bangsa dan menempatkan semua lulusan Unej bekerja secara baik dan layak,” ujarnya.

Dengan demikian maka masyarakat akan menilai bahwa lulusan dan alumni Unej lebih banyak yang diterima bekerja di pemerintahan, perusahaan dan dunia kerja. Otomatis almamater akan besar.

Untuk gagasan rumusan hasil dialog KAUJE ini, ke depan bisa dibukukan untuk dijadikan pijakan Gubernur Jatim periode selanjutnya, mengingat periode ini jabatan Gubernur Jatim akan berakhir Desember 2023, dan akan Pilkada pada September 2024.

Di kesempatan terakhir, Agus Raharjo, staf ahli gubernur bidang sosial, politik dan hukum, berterima kasih atas masukan dan saran dari KAUJE. Dia berharap KAUJE terus sukses dalam mengembangkan diri dan memberi kontribusi kepada bangsa, termasuk daerah Jatim.

“Terima kasih, dan pesan dari Gubernur bahwa kita akan menghadapi bonus demografi. Di mana angkatan kerja kita sekarang 50 persen diisi generasi Z, milenial dan angkatan kerja produktif. Yang kedua soal IKN. Bagaimana jadi pusat perdagangan dan Jatim menjadi unggul di Indonesia,” ujarnya.

Terakhir dari sisi ekonomi, Gubernur Jatim kata Agus berharap bisa ada kerjasama dengan Kagama secara berkelanjutan untuk mengembangkan green ekonomi, food estate, food farming dan collective farming.(*)