22 Februari 2024

`

Kepala Tertimpa Kayu, Nelayan Banyuwangi Tewas di Sendangbiru

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Tawari (60), warga Desa Badiyan, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, meninggal dunia karena mengalami kerja sewaktu hendak melaut di kawasan Pantai Sedangbiru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjingwetan, Kabupaten Malang, Kamis (02/08/2018).

 

 

Tawari, korban meninggal dunia kecelakaan kerja di KM. Sumber Barokah di Pantai Sendangbiru, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

KASATPOLAIR Polres Malang, AKP Dwiko Gunawan membenarkan kecelakaan kerja yang menewaskan Tawari. “Kejadiannya kemarin (02/08/2018) malam,  pukul 20.10 WIB di atas KM Sumber Barokah. Saat korban hendak pergi melaut, sekitar 1 mil laut dari Pantai Tamban, korban mengalami kecelakaan kerja, sehingga mengakibatkan meninggalnya korban,” terangnya, Jumat (03/08/2018).

Menurut Dwiko, KM Sumber Barokah yang dinahkodai Sukarni beserta 3 ABK (Anak Buah Kapal) hendak melakukan manuver ke arah kanan dengan mengambil haluan kiri. “Berdasarkan keterangan saksi, tiba-tiba kayu penyangga kapal patah, dan mengenai kepala korban,” jelas Dwiko.

Pelabuhan pendaratan ikan Sendangbiru.

Tawari langsung pingsan akibat mengalami luka di kepala karena hantaman kayu. “Korban sempat diberi pertolongan pertama oleh para ABK lainnya, namun karena luka yang diderita korban cukup serius, kapal akhirnya kembali ke daratan agar korban bisa mendapat pertolongan intensif,” papar Kasatpolair Polres Malang.

Sempat dibawa ke Puskesmas Sumbermanjing Wetan, nyawa Tawari akhirnya tak tertolong lagi. “Korban meninggal murni karena kecelakaan kerja. Dari hasil penyelidikan, tidak ada unsur kesengajaan,” tegas Dwiko.

Sementara itu, Sekretaris PMI Kabupaten Malang, Aprillijanto, SE.MM mengaku menerima pemberitahuan musibah yang menimpa Tawari, Kamis malam. “Kami menerima informasi dan permintaan evakuasi tadi malam. Relawan kami langsung ke Sendangbiru,” terangnya. Karena pihak keluarga keberatan dan menolak dilakukan proses autopsi, jasad Tawari akhirnya dipulangkan ke Banyuwangi. “Kami hanya bisa membantu proses pemulangan korban ke kampung halaman dengan menggunakan ambulance milik PMI Kabupaten  Malang,” pungkas April.  (diy)