25 Juli 2024

`

Kapolri Bawa Tim Tangani Tragedi Kanjuruhan

2 min read
“Saya mengajak tim dari Mabes Polri. Ada Bareskrim, Propam, Pusdokes, Inafis, dan Puslatfor, untuk melakukan pendalaman (investigasi) terhadap peristiwa ini. Bahkan Tim DVI (Disaster Victim Identification) sudah bekerja, “ kata Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, akan menyelesaikan tragedi Stadion Kanjuruhan, di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang menewaskan 125 suporter Arema FC, Sabtu (01/10/2022) malam, dengan serius.

 

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP, didampingi Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto., melihat kendaraan dinas Polisi yang hancur di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (02/10/2022) siang.

 

BUKTINYA, saat meninjau tempat kejadian perkara (TKP) di Stadion Kanjuruhan dan membezuk sejumlah suporter yang dirawat di sejumlah rumah sakit, dia membawa tim khusus dari Mabes Polri. Di antaranya, Bareskrim, Propam, Pusdokes, Inafis, Puslatfor, dan sebagainya.

“Saya mengajak tim dari Mabes Polri. Ada Bareskrim, Propam, Pusdokes, Inafis, dan Puslatfor, untuk melakukan pendalaman (investigasi) terhadap peristiwa ini. Bahkan Tim DVI (Disaster Victim Identification) sudah bekerja, “ kata Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Minggu (02/10/2022) petang.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menpora Zainuddin Amali saat meninjau Stadion Kanjuruhan, di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (02/10/2022) petang pasca tragedi yang menewaskan 125 suporter Arema FC, Sabtu (01/10/2022) malam.

Jenderal bintang empat ini menjelaskan, Tim DVI memastikan identitas korban yang meninggal, mencocokan data dengan Dinas Kesehatan. Data awal yang meninggal 129 orang. Setelah dicek ulang Tim DVI bersama instansi lain, jumlahnya ternyata 125 orang, karena ada yang tercatat ganda. “Selanjutnya kami akan melakukan pendalaman, melakukan pengumpulan data-data di TKP, CTV, dan sebagainya,” katanya.

Sementara itu, Bupati Malang, HM Sanusi, menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Malang bersama Pemerintah Provinsi Jatim, dan pemerintah pusat,  sudah melaksanakan rakor (rapat koordinasi) di Pendopo Kepanjen, Minggu (02/10/2022) malam.

Hadir dalam rapat ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,, Menko PMK Prof. Muhadjir Effendi, Menpora Zainuddin Amali, Wakil Ketua MPR RI, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan seluruh jajaran Forkopimda. “Semua menginginkan agar kasus ini diselesaikan secara terbuka dan transparan,” tegasnya.

Bupati Malang, HM Sanusi, menyerahkan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia tragedi Stadion Kanjuruhan, Senin (03/10/2022) siang.

Sanusi menambahkan, pemerintah juga telah berkomitmen untuk melakukan investigasi secara mendalam. “Saya berharap ini menjadi pelajaran bagi kita semua dan yang terakhir. Insiden yang menyebabkan korban meninggal 125 jiwa ini sepertinya menjadi tragedi terbesar pasca pertandingan,” katanya.

Sementara itu, untuk meringankan beban keluarga yang meninggal, Pemerintah Kabupaten Malang, Bank Jatim, dan  Baznas  (Badan Amal Zakat Infaq dan Sodaqoh) menyerahkan bantuan Rp 20 juta, Senin (03/10/2022) siang.

Bupati Malang, HM Sanusi, yang memimpin rombongan takziyah dan menyerahkan bantuan kepada keluarga korban meninggal, menjelaskan, bantuan yang diberikan kepada ahli waris korban tersebut masing-masing sebesar Rp 10 juta dari Pemerintah Kabupaten Malang, Rp 5 juta dari Bank Jatim,  dan Rp  5 juta dari Baznas Kabupaten Malang.

Total ada 68 warga Kabupaten Malang yang menjadi korban jiwa dalam insiden pasca laga derby Jawa Timur antara  Arema FC melawan Persebaya tersebut. “Mulai besok, (santunan) kepada 68 warga Kabupaten Malang yang kena musibah akan kami berikan semua. Jadi, per korban akan menerima Rp 20 juta. Sedangkan untuk yang menjalani perawatan di RS, termasuk pengobatan, semuanya ditanggung  Pemerintah Kabupaten Malang,” kata Bupati Malang, HM Sanusi. (mat)