13 April 2024

`

Jembatan Gebyak Ambruk, Bina Marga Belum Turun Tangan

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Jembatan di Dusun Gebyak, Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ambruk, beberapa waktu lalu. Akibatnya, warga yang akan menuju Desa Tunjungtirto harus berputar arah. Bahkan jalur alternatif menuju Kota Batu ikut terganggu. 

 

Jembatan di Dusun Gebyak, Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ambruk, beberapa waktu lalu.

 

DAMPAK lainnya, jalur perekonomian sebagian masyarakat Singosari  dan para siswa yang hendak menuju ke SMKN 2 Singosari dan SMPN 04 Singosari, terganggu.

Menurut Jumain (57), Ketua RT 03/RW 05 Desa Purwoasri, jembatan yang berada di wilayahnya ini dibangun sekitar tahun 1980 an. Fungsinya, sebagai sarana  penghubung antara dua desa yang bertetangga, Purwoasri, Tunjungtirto, Klampok, dan sebagai jalan alternatif dari dan ke Kota Batu.

Jumain, Ketua RT 03/RW 05 Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

“Keberadaan jembatan tersebut sangat membantu kelancaran lalulintas, terutama  bagi warga Singosari bagian barat yang hendak ke arah Batu, Karangploso, dan Kota Malang,” terang Jumain, Selasa (21/06/2022) siang di rumahnya.

Dia menjelaskan, awalnya,  warga mengetahui putusnya pondasi jembatan sejak tahun 2019. Masalah ini sudah dilaporkan kepada pihak desa yang di teruskan ke Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten  Malang.

Bahkan beberapa waktu lalu, sekitar  Februari  2022, warga sudah melaksanakan kerja bakti, melakukan penimbunan material di bawah pondasi yang putus tersebut. Ini sebagai upaya darurat agar fungsi jembatan bisa dimanfaatkan para pengguna jalan. “Meski waktu itu hanya untuk kendaraan roda dua,” imbuh Jumain  yang juga punya usaha kerajinan kayu ini.

Namun karena tak ada perbaikan dari pemerintah, akhirnya jembatan itu ambruk total sekitar sebulan lalu. “Warga berharap  Pemerintah Kabupaten Malang memberikan perhatian yang serius terhadap putusnya jembatan ini. Saat ini warga harus memutar sejauh 4 kilometer. Ini tentu  berdampak pada meningkatnya konsumsi bahan bakar minyak kendaraan, ” pungkas pria ramah tersebut.  (mak/mat)