22 Februari 2024

`

ITN Kirim Bantuan Korban Gempa Lombok

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Sebanyak 25 paket lebih, berisi berbagai jenis logistik dan sarana penyediaan air bersih, dikirim Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, ke korban gempa Lombok.

Penyerahan bantuan secara simbolis untuk korban gempa di Lombok.
SECARA simbolis penyerahan dilakukan oleh Rektor ITN Malang, Dr. Ir. Lalu Mulyadi, MT., dan diterima volunteer dari Korps Sukarela (KSR) ITN Malang, di kampus I, Senin (20/8/18). Rektor menyampaikan, bantuan penyediaan air bersih dibarengi dengan pengiriman tenaga teknisi, membantu masyarakat di Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Lombok Utara.
“Menurut informasi, daerah ini sangat membutuhkan air, maka ITN Malang juga menyumbangkan jet pump dan bantuan logistik lainnya yang bisa bermanfaat sesuai dengan kebutuhan,” tuturnya.
Ia menambahkan, untuk logistik, ITN Malang sudah menggalang sumbangan sejak dua minggu yang lalu. Bahan logistik dihimpun secara terbuka dan siapa saja boleh menyumbang. Beberapa berisi, pakaian untuk wanita/pria dewasa, pakaian anak-anak, selimut, alas kaki, tas, terpal dan tenda sebagai tempat berteduh.
Selain dari dosen, staf, dan umum, himpunan mahasiswa jurusan mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur,  Korp Suka Rela (SKR) ITN Malang juga ikut menyumbang untuk korban gempa. Seluruh bantuan diberikan, setelah sebelumnya dilakukan identifikasi kebutuhan korban dan lokasinya. Koordinasi dengan Korem (Komando Resort Militer), petugas posko serta mahasiswa alumni yang di lokasi, juga terus dilakukan.
“Untuk bantuan dikonsentrasikan pada penyediaan air bersih, dan trauma healing. Di Desa Bayan instalasi air sumur rusak, karena air tidak ada maka masyarakat banyak yang mengungsi ke tempat lain. Dengan perbaikan instalasi, air akan kembali mengalir dan perekonomian bisa berjalan,” tutur Ahmad Gintolis Kusumaprayuda, alumni ITN Malang sekaligus volunteer yang ikut ke Lombok.
Tim volunteer ITN Malang, telah menyiapkan berbagai game dan hadiah untuk anak-anak korban gempa. Penanganan trauma healing ini untuk mengurangi gangguan psikologis yang diakibatkan syok, pasca bencana.
Rencananya tim, akan membawa bantuan diberangkatkan, Selasa, (21/08/2018). Sekitar 10 hari, para relawan berkonsentrasi di Desa Bayan. ITN, sudah bekerjasama dengan pemerintahan, baik Lombok Utara maupun Lombok Timur. Selain itu banyak mahasiswa yang berasal dari lokasi terdampak. (ide)