22 Februari 2024

`

Imigrasi Malang Fasilitasi Wartawan Buat Paspor

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang, Jawa Timur, memberikan layanan pembuatan paspor kepada para jurnalis yang tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, Rabu (24/01/2024) siang. Layanan ini diberikan dalam rangka menyemarakan Hari Bhakti Imigrasi ke- 74.

 

Petugas Imigrasi Malang memeriksa berkas seorang wartawan yang mengurus paspor di Mako PWI Malang Raya, di Sawojajar, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (24/01/2024) siang.

 

 

KEPALA Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang, Galih Priya Kartika Perdhana, menjelaskan, pada peringatan hari jadi ini, ada berbagai kegiatan. Di antaranya, donor darah, paspor simpatik, dan layanan eazy paspor. “Layanan eazy paspor ini sebagai salah satu bagian upaya Imigrasi untuk mendekatkan diri kepada masyarakat.  Kami punya terobosan lewat program layanan Jemput Bola Kantor Imigrasi Malang (Jempol Karmila),” katanya, Rabu (24/01/2024) siang di Malang.

Salah seorang wartawan tengah menjalani sesi foto saat mengurus paspor di Mako PWI Malang Raya, di Sawojajar, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (24/01/2024) siang.

Selain itu, dalam rangkaian semarak HBI ke- 74, Kantor Imigrasi Malang juga membuka layanan Paspor Simpatik. Yakni pelayanan pembuatan paspor khusus di hari Sabtu. “Biasanya hanya dibuka di hari kerja. Program ini untuk membantu masyarakat yang kesulitan hadir pembuatan paspor di hari kerja. Kegiatan paspor simpatik ini hadir dalam rangkaian kegiatan Hari Bakti Imigrasi ke- 74,” jelas Galih.

Kepala Kantor Imigrasi Malang ini juga menuturkan, puncak peringatan Hari Bhakti Imigrasi digelar Jumat (26/01/2024), dipusatkan di Kantor Kementerian Hukum dan HAM RI di Jakarta. Sedangkan puncak peringatan di wilayah Jawa Timur akan dipusatkan di Kantor Imigrasi Kediri.  “Kantor Imigrasi Kota Malang juga menggelar upacara dan tasyakuran,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PWI Malang Raya, Cahyono, menjelaskan, pihaknya juga ingin turut serta memeriahkan Hari Bhakti Imigrasi. Salah satunya dengan mengajak anggota membuat paspor. “Nantinya, jika sewaktu-waktu ada penugasan liputan ke luar negeri, mereka tidak bingung mengurus paspor lagi,” tuturnya. (iko/mat)