22 April 2024

`

Gubernur Jenguk Korban Terdampak Longsor di RSUD Kanjuruhan

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Malang, HM Sanusi, menjenguk korban bencana banjir dan tanah longsor yang dirawat di RSUD Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (10/07/2023) siang.

 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Malang, HM Sanusi, menjenguk salah seorang korban bencana banjir dan tanah longsor yang dirawat di RSUD Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (10/07/2023) siang.

 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa sempat bercanda dengan anak korban bencana banjir dan tanah longsor di RSUD Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (10/07/2023) siang.

DI RUMAH sakit milik Pemkab Malang ini, Gubernur Khofifah bertemu dua korban terdampak bencana longsor yang terjadi pada Jumat (07/07/ 2023). Keduanya, Felix Ferdana dan tantenya, Lilis Megawati.

Usai melihat kondisi korban, Gubernur Khofifah mengaku bersyukur, karena kesehatan keduanya berangsur pulih dan telah tertangani dengan baik. Bahkan dokter sudah memberikan izin untuk pulang sekitar 2-3 hari ke depan dan menjalani rawat jalan.

Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M takziah ke rumah duka atas nama Supandri, 58 tahun, korban meninggal dunia kejadian orang hanyut di Sungai Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Senin (10/7) pagi.

“Alhamdulilah, kedua korban saat ini proses recoverynya berlangsung baik. Dan sudah bisa segera pulang untuk kembali berkumpul dengan keluarganya. Namun masih harus rawat jalan,” tukasnya.

Khofifah mengungkapkan, kedatangannya menjenguk korban terdampak longsor ini sebagai bentuk sapaan dan memberikan dukungan semangat maupun motivasi agar mereka lekas sembuh.

Sementara bagi para korban yang berada di pengungsian, berbagai pelayanan kesehatan dan sosial telah dilakukan seoptimal mungkin. Sekaligus untuk kebutuhan logistik dengan pendirian dapur umum. “Kami hadir di sini bersama Pak Bupati Malang untuk memberikan dukungan terhadap mereka yang sedang dirawat di rumah sakit,” kata gubernur.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menjenguk salah seorang korban bencana banjir dan tanah longsor yang dirawat di RSUD Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (10/07/2023) siang.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah menyerahkan santunan duka bagi 1 orang korban meninggal dunia atas nama Santoso (76) sebesar Rp. 10 juta kepada ahli waris.

Melihat banyaknya kejadian bencana yang terjadi beberapa waktu terakhir, Gubernur Khofifah kembali mengingatkan kepada semua pihak untuk bersama- sama saling melakukan upaya mitigasi bencana. Baik dari sisi pemerintah, stakeholder terkait, serta seluruh masyarakat, terutama membangun kewaspadaan di mana daerah yang mengalami kekeringan agar segera tertangani. Begitu juga jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, harus segera melakukan upaya mitigasi bencana.

“Tadi saya berdiskusi dengan korban dan pihak keluarga yang ternyata selama 10 hari hujan terus turun dengan intensitas tinggi, sehingga mengakibatkan longsor dan menimpa rumah mereka. Ini menjadi warning (peringatan) bagi kita semua untuk selalu melakukan mitigasi bencana di setiap daerah di Jawa Timur,” pesannya.

“Untuk itu, kembali saya minta kepada semua pihak untuk terus meningkatkan kewaspadaan, utamanya yang berada di daerah rawan bencana,” pungkas Gubernur Khofifah. (bri/mat)