25 April 2024

`

Gara-gara Puntung Rokok, Lahan Bambu di Wagir Terbakar

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Lahan bambu yang berada di tanah kavling untuk perumahan di Desa Pandanlandung RT 1/RW 1, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Kamis (12/10/2023) siang, sekitar pukul 12.40 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kebakaran membuat warga sekitar panik.

 

Petugas Damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar Lahan bambu yang berada di tanah kavling untuk perumahan di Desa Pandanlandung RT 1/RW 1, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (12/10/2023) siang, sekitar pukul 12.40 WIB.

 

Petugas Damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar Lahan bambu yang berada di tanah kavling untuk perumahan di Desa Pandanlandung RT 1/RW 1, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (12/10/2023) siang, sekitar pukul 12.40 WIB.

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, pada Kamis pagi, sekitar pukul 13.20 WIB, petugas jaga pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Malang, menerima telepon dari Poppy, warga yang berada tak jauh dari lokasi kebakaran. Kepada petugas jaga dia mengabarkan ada lahan bambu, terbakar.

Setelah mendapat laporan, Tim Damkar yang dipimpin Syaiful Anwar sebagai Komandan Regu 4, sekitar pukul 13.20 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 2 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Pemkab Malang, 1 unit ambulance, dan sejumlah relawan RedKar.

Petugas Damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar Lahan bambu yang berada di tanah kavling untuk perumahan di Desa Pandanlandung RT 1/RW 1, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (12/10/2023) siang, sekitar pukul 12.40 WIB.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 13.35 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah warga, petugas melakukan pemadaman. Cukup lama juga api baru bisa dipadamkan, karena banyak material yang mudah terbakar, ditambah angin cukup kencang dan cuaca terik.

“Sekitar pukul 14.30 WIB baru api dapat dijinakan. Cukup lama juga api membakar lahan bambu tersebut, sekitar 1,5 jam lebih, mulai pukul 12.40 WIB hingga 14.30 WIB,” kata Firmando, Kamis (12/10/2023) sore setelah kejadian.

Menurut Firmando, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. Namun diduga karena ada orang buang puntung rokok. “Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesannya. (bri/mat)