25 Juli 2024

`

Gara-gara Kompor Gas, Warung Makan Terbakar

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Diduga karena lalai menggunakan kompor gas, sebuah warung semi  permanen di Dusun Kampung Baru RT 14/RW 04, Desa Suko Wilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar, Rabu (15/03/2023) malam, sekitar pukul 18.00 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun pemilik warung, Suniwati (50), mengalami kerugian sekitar Rp 35 juta.  

 

Petugas damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar warung di Dusun Kampung Baru RT 14/RW 04, Desa Suko Wilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (15/03/2023) malam, sekitar pukul 18.00 WIB.

 

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando H Matondang, menjelaskan, pada Sabtu malam, sekitar pukul 18.00 WIB, petugas jaga  pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Malang, menerima telepon dari Febi, warga desa setempat, tak jauh dari lokasi kebakaran.  Kepada petugas jaga, dia mengabarkan ada warung semi permanen yang terbakar.

Petugas damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar warung di Dusun Kampung Baru RT 14/RW 04, Desa Suko Wilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (15/03/2023) malam, sekitar pukul 18.00 WIB.

Setelah mendapat laporan, Tim PMK yang dipimpin Maskur  Effendi  sebagai Komandan Regu 3,  sekitar pukul 18.19 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa  5 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang, 1 unit ambulance, 1 relawan Redkar, serta didukung 6 anggota Polsek Kalipare, 4 anggota Tagana.

Firmando H Matondang.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 18.45 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah  warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. Api yang membakar bangunan sejak pukul 18.00 WIB, memakan hampir seluruh sudut  warung.

Butuh waktu lama untuk memadamkan si  jago merah. Karena di dalam warung terdapat sejumlah  bahan yang mudah terbakar.  “Butuh waktu lama  bagi petugas gabungan untuk memadamkan api. Sekitar pukul 19.30 WIB baru api dapat dijinakan,” terang Firmando, Kamis (16/03/2023) siang.

Firmando  menambahkan,  tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. Namun diduga api berasal dari kompor. “Kerugian sekitar Rp 35 juta. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesannya.  (iko/mat)