13 April 2024

`

Elpiji di Warung Meledak, 6 Orang Terluka

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sebuah rumah milik Agus (45), pengusaha warung, warga Jl. Kerto Pamuji RT 01 / RW 03, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, terbakar, Minggu (18/02/2024) setel;ah elpjinya meledak.

 

Petugas Damkar Kota Malang dan Polisi berada di rumah Agus (45), pengusaha warung, di Jl. Kerto Pamuji RT 01 / RW 03, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, yang terbakar, Minggu (18/02/2024) siang.

 

Petugas membawa korban ledakan elpiji di Jl. Kerto Pamuji RT 01 / RW 03, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (18/02/2024) ke rumah sakit.

AKIBATNYA, korban mengalami kerugian material hingga puluhan juta rupiah, karena ada beberapa bagian rumah dan perabotan rumah tangganya yang rusak karena terbakar hingga 30 persen.

Kepala UPT Damkar Kota Malang, Agoes Soebekti, menerangkan, peristiwa tersebut diduga terjadi karena tabung gas bocor dan mengakibatkan ledakan. “Kami mendapat laporan dari warga sekitar lokasi kejadian. Kemudian, sekitar 15 anggota langsung meluncur ke lokasi, membawa 4 unit mobil damkar. Dugaan sementara, LPG meledak,” terangnya usai kejadian.

Peristiwa ledakan itu pertama kali dilaporkan Yanto Catur, warga di sekitar kejadian. Dari laporan itu, 4 unit mobil damkar langsung menuju lokasi kejadian. “Rumah yang terbakar kurang lebih seuas 20 meter persegi,” lanjut Agoes.

Petugas Damkar Kota Malang memeriksa kondisi rumah milik Agus (45), pengusaha warung, di Jl. Kerto Pamuji RT 01 / RW 03, Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, yang terbakar, Minggu (18/02/2024) siang.

Tidak hanya korban material, namun 3 orang mengalami robek di telapak kaki kanan karena jatuh dan terpeleset saat pemadaman.  Selain itu, 3 orang mengalami luka bakar sekitar 40%, dan luka robek sekitar 10 cm. Saat ini, para korban luka dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Dalam kesempatan yang sama, anggota Damkar Kota Malang juga memberikan edukasi kepada warga, terkait pencegahan dan penanganan kebakaran.  “Tim kami juga memastikan lokasi kebakaran sudah aman. Kemudian memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanganan kebakaran,” pungkas Agoes. (aji/mat)