13 April 2024

`

Disperindag Gelar Pasar Lebaran di Saptorenggo, Jual Sembako Dengan Harga Terjangkau

3 min read
Bupati Malang, HM Sanusi didampingi Kepala Disperindag, Mahila Surya Dewi, meninjau stand saat membuka Pasar Lebaran di Pendopo Kantor Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (30 /03/2024) siang.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Pasar Lebaran yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang, di Pendopo Kantor Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu – Minggu (30 – 31/03/2024) benar-benar diminati masyarakat. Mereka beramai-ramai datang, membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga sangat terjangkau.

 

Bupati Malang, HM Sanusi bersama masyarakat saat menghadiri Pasar Lebaran di Pendopo Kantor Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (30 /03/2024) siang.

 

Kepala Disperindag Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi, meninjau stand Pasar Lebaran di Pendopo Kantor Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (30 /03/2024) siang.

KEPALA Disperindag, Mahila Surya Dewi, menjelaskan, Pasar Lebaran ini digelar dengan tujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat di Desa Saptorenggo khususnya, serta masyarakat Kecamatan Pakis pada umumnya agar dapat membeli kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) maupun kebutuhan lainnya dengan harga terjangkau. “Ada banyak kebutuhan pokok yang dijual dalam kegiatan yang digelar untuk menyambut dan merayakan Hari Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriyah ini,” jelasnya.

Bupati Malang, HM Sanusi bersama masyarakat saat menghadiri Pasar Lebaran di Pendopo Kantor Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (30 /03/2024) siang.

Mahila juga menjelaskan, Pasar Lebaran 2024 diikuti banyak pihak. Di antaranya, Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, PT. Indomarco Adi Prima, PT. Indomarco Prismatama, PT. Sumber Alfaria Trijaya, Dunkin Donut, PG.Krebet Baru, PG.Kebon Agung, Bulog, IKM/UKM, Assosiasi Pasar Tani (ASPARTAN), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Perikanan, Disperindag, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Bank Indonesia, Bank Jatim. “Total 65 peserta,” katanya.

Dalam Pasar Lebaran 2024 ini disediakan gula pasir sebanyak ½ ton dengan harga jual di bawah harga pasar oleh PG. Kebon Agung dan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), beras SPHP sebanyak 8 ton oleh Bulog dengan harga jual di bawah harga pasar, minyak goreng sebanyak 612 liter oleh Bank Jatim dan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), sembako dan paket lebaran murah dari Indomaret dan Alfamart, bawang merah, cabai besar, tomat, kacang panjang dan buncis oleh petani (IKM binaan Bank Indonesia).

Bupati Malang, HM Sanusi didampingi Kepala Disperindag, Mahila Surya Dewi, dan Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah, memotong pita saat membuka Pasar Lebaran di Pendopo Kantor Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (30 /03/2024) siang.

Selain itu ada juga stand penukaran uang baru oleh Bank Jatim. Sedangkan daging sapi, daging ayam, dan telur dijual oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang dengan harga murah dan terjangkau, serta banyak lagi komoditas bahan pokok yang dijual dengan harga murah.

Bupati Malang, HM Sanusi, yang hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah, dan Pj Sekda Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah, menjelaskan, kegiatan rutin tiap tahun yang digelar selama dua hari ini tidak hanya dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok dan kebutuhan menjelang lebaran dengan harga terjangkau, tapi juga mampu memfasilitasi pengembangan pasar serta menjadi sarana promosi produk UMKM.

”Selama Ramadhan dan menjelang lebaran seperti saat ini, Pemerintah Kabupaten Malang terus berupaya mengambil langkah guna mengantisipasi terjadinya kenaikan harga yang fluktuatif dan selalu memobilisasi perkembangan, baik harga maupun kelancaran distribusi pengadaan dan penyaluran bahan kebutuhan pokok masyarakat. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khidmat, serta dapat merayakan lebaran dengan suka cita, aman, dan tenteram,” jelas Bupati Malang. (bri/mat)