20 Mei 2024

`

Disaksikan Bupati dan Ulama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Masuk Islam

3 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Subuh keliling (suling)  yang digelar Bupati Malang, HM Sanusi, bersama sejumlah  pejabat Kabupaten Malang lainnya, di Masjid Hisbullah, Jl. Masjid, Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (12/05/2023) pagi, cukup istimewa. Karena Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Wijoyo, M.MKes, resmi masuk Islam.  

 

Bupati Malang, HM Sanusi menceritakan kronologi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Wijoyo, M.MKes, masuk Islam, saat suling di Masjid Hisbullah, Jl. Masjid, Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (12/05/2023) pagi.

 

HEBATNYA, Wiyanto masuk Islam setelah dituntun membaca  dua kalimah syahadat oleh Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Malang, KH. Muhammad Fadol Hija, disaksikan  Bupati Malang  HM Sanusi, Wakil Bupati Malang  Didik Gatot Subroto, Dandim 0818 Malang – Batu Letkol Inf Taufik Hidayat, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Malang, Drs. KH. Imam Sibaweh, sejumlah pejabat Kabupaten Malang, serta ratusan jamaah sholat subuh  yang memadati Masjid Hisbullah.

Sejumlah pejabat dan ulama, ikut menyaksikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Wijoyo, M.MKes, masuk Islam di Masjid Hisbullah, Jl. Masjid, Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (12/05/2023) pagi.

Kepada para jamaah, Bupati Malang menceritakan kronologi mengapa Wiyanto Wijoyo akhirnya masuk Islam. “Pak Wiyanto ini selalu hadir setiap kali saya mengadakan subuh keliling (suling), mulai awal sampai sekarang. Hebatnya, dia selalu hadir pertama kali di lokasi suling dan selalu mengadakan pelayanan kesehatan gratis. Terus, dia selalu ikut sholat subuh berjamaah,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Wijoyo, M.MKes, resmi masuk Islam.

Melihat hal ini, Sanusi lalu memanggil Wiyanto, bertanya banyak hal, salah satunya terkait perbuatannya yang selalu ikut sholat subuh. Rupanya, warga keturunan Tionghoa ini tertarik dengan agama Islam dan ingin memeluk agama Islam.  “Lalu saya sarankan agar memantapkan niat untuk masuk Islam dan membaca syahadat  tanpa ada paksaan dari  siapa pun. Alhamdulillah, hari ini Pak Wiyanto masuk Islam,” katanya.

Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Malang, KH. Muhammad Fadol Hija.

Setelah melalui proses  dan persiapan yang matang, akhirnya   Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Malang, KH. Muhammad Fadol Hija, menuntun Wiyanto Wijoyo masuk Islam  dengan membaca  dua kalimah syahadat,  dilanjutkan dengan memimpin doa.

Seorang  pejabat Kabupaten Malang mengakui, Wiyanto Wijoyo memang tertarik masuk Islam dan senang bisa masuk Islam.  “Beberapa kali saya lihat beliau ikut sholat subuh berjamaah ketika ikut suling. Alhamdulillah niatnya sekarang terkabul,” katanya.

Sejumlah jamaah sholat subuh ikut menyaksikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Wijoyo, M.MKes, masuk Islam di Masjid Hisbullah, Jl. Masjid, Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (12/05/2023) pagi.

Sementara itu, ratusan jamaah sholat  subuh memadati masjid, yang letaknya berdekatan dengan  Yayasan Al Maarif 02, yang mengelola sekolah mulai tingkatan TK hingga SMA ini. Apalagi sejumlah perangkat daerah, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kesehatan, menggelar pelayanan di halaman masjid.  Hal ini menambah padat masjid karena banyak masyarakat yang berdatangan.

“Sholat  subuh berjamaah ini kembali rutin dilakukan setelah sempat libur karena puasa Ramadhan 1.444 H. Sholat subuh keliling digelar untuk mendekatkan aparatur pemerintah dengan para ulama dan masyarakat, berkomunikasi langsung  dan mendengarkan masukan dari masyarakat.  Selain untuk silaturahmi,  program ini juga sebagai implementasi Visi Malang Makmur,” kata Bupati Malang, HM Sanusi. (mat)