20 Juli 2024

`

Dapur Terbakar, Warga Lawang Gempar

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Ketenangan warga Desa  Ketindan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (20/02/2023) pagi buta, terusik. Karena dapur milik Septaningsih (53), warga  Jl. Ketindan 228 RT 05 RW 03, terbakar, pukul 03.15 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta.  

 

Petugas damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar dapur rumah milik Septaningsih (53), warga Jl. Ketindan 228 RT 05 RW 03, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta.

 

KEPALA Satpol PP Kabupaten Malang,  Firmando H Matondang, menjelaskan,  pada Senin pagi buta,  sekitar pukul 03.35 WIB, petugas jaga  pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Malang, menerima telepon dari Septaningsih, pemilik rumah. Kepada petugas jaga, dia mengabarkan dapur rumahnya terbakar

Petugas damkar Kabupaten Malang menyemprotkan air untuk memadamkan api yang membakar dapur rumah milik Septaningsih (53), warga Jl. Ketindan 228 RT 05 RW 03, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta.

Setelah mendapat laporan, Tim PMK yang dipimpin Angga  sebagai Komandan Regu 2, sekitar pukul 03.40 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 3 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Kabupaten Malang dan 3 relawan Redkar.

Firmando H Matondang.

Tim Damkar yang tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 03.55 WIB, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu sejumlah  warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. “Tak butuh waktu lama untuk memadamkan api. Sekitar pukul 04.30 WIB api sudah berhasil dijinakan,” terang Firmando, Senin (20/02/2023) siang.

Firmando menambahkan, tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Soal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. Namun diduga api berasal dari tungku yang dipakai memasak. “Kerugian sekitar Rp 15 juta. Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan bahaya kebakaran,” pesannya. (iko/mat)