13 April 2024

`

Dapat Santunan Rp 1 Juta/Anak, 218 Yatim Piatu Bisa Lebaran Dengan Suka Cita

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sebanyak 218 anak yatim piatu di Kecamatan Kasembon, Ngantang,  dan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, bakal dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024 dengan penuh suka cita, karena mereka mendapat bantuan sosial dari Pemkab Malang sebesar Rp 1 juta/anak.

 

Bupati Malang, HM Sanusi didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah, Camat Kasembon, Daniel Wicaksana, bersama para anak yatim piatu yang menerima bantuan sosial dari Pemkab Malang, di Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (27/03/2024) siang.

 

Bupati Malang, HM Sanusi menyerahkan bantuan sosial kepada anak yatim piatu di Pujon, Ngantang, dan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (27/03/2024) siang.

BANTUAN Sosial Anak Yatim Piatu Tahun 2024 ini langsung diserahkan Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah, Rabu (27/03/2024) siang. Bahkan di Balai Desa Banturejo, Kecamatan Ngantang, orang nomor satu di Pemkab Malang ini juga menyerahkan bantuan dua unit gerobak dorong kepada warga setempat.

Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah menyerahkan bantuan sosial kepada anak yatim piatu di Pujon, Ngantang, dan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (27/03/2024) siang.

”Alhamdulillah, hari ini, saya bisa silaturahmi ke Kecamatan Kasembon, Ngantang, dan Pujon dalam rangka menyalurkan bantuan sosial untuk anak yatim piatu. Nilai bantuan yang diberikan sebesar Rp 1 juta/anak. Dananya disalurkan melalui PT Pos Indonesia, dengan mekanisme setelah Pemerintah Kabupaten Malang mentransfer ke PT Pos Indonesia lalu uang tersebut diserahkan kepada anak yatim piatu tanpa potongan apa pun,” jelasnya.

Bupati Malang, HM Sanusi menyerahkan bantuan gerobak dorong kepada warga Desa Banturejo, Kecamatan Ngantang, di sela-sela menyerahkan bantuan sosial untuk anak yatim piatu di Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (27/03/2024) siang.

Mantan Wakil Bupati Malang ini berharap, uang bantuan ini nanti bisa digunakan pergi ke pasar jika ingin beli baju baru menjelang lebaran tahun ini. Uangnya juga boleh untuk berbuka puasa. ”Pada intinya, santunan ini untuk kepentingan anak-anak, sehingga pada lebaran tahun ini mereka memiliki uang saku. Mudah-mudahan ada manfaatnya, terutama untuk kepentingan pendidikan. Jika tidak ingin uangnya berkurang, ya ditabung saja. Bapak ibu para pendamping, anak-anak ini sekolahkan yang pintar ya. Anak-anak ini wajib pintar dan wajib menuntut ilmu, karena hal ini menjadi modal kebahagiaan di masa depan,” pesannya.

Bupati Malang juga berterima kasih kepada para camat dan jajaran muspika, para kepala desa dan semua pihak yang membantu terlaksananya kegiatan penyaluran bantuan sosial anak yatim, termasuk PT Pos Indonesia. (bri/mat)