22 Februari 2024

`

Bupati Puji Prestasi PDAM Kabupaten Malang

3 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna memuji prestasi yang telah diraih PDAM Kabupaten Malang dalam beberapa tahun terakhir ini.  Salah satunya adalah sebagai TOP Pembina BUMD 2018, TOP CEO 2018,  dan TOP PDAM 2018. Hal ini disampaikan memberikan pengarahan pada  peringatan HUT ke 37 PDAM Kabupaten Malang di halaman Pendopo Agung, Senin (04/06/2018) pagi.

 

Majalah Business News Indonesia bekerjasama dengan Asia Businnes Research Center memberikan penghargaan kepada PDAM Kabupaten Malang sebagai TOP Pembina BUMD 2018, TOP CEO 2018, dan TOP PDAM 2018.

 

Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna memberikan penghargaan dalam upacara peringatan HUT PDAM Kabupaten Malang.
Dirut PDAM Kabupaten Malang, Syamsul Hadi

IA BERHARAP, dengan peringatan HUT ke-37 ini dapat dijadikan pemacu semangat bagi keluarga besar PDAM Kabupaten Malang untuk dapat melangkah semakin maju, berkembang, mandiri dan terus tampil di depan menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Malang yang dapat diandalkan.

“Dengan melihat semangat dan kegigihan ini, tidak mengherankan dalam usia ke-37 tahun ini, PDAM Kabupaten Malang sukses menorehkan berbagai prestasi. Pertama, penghargaan dari Kementerian PUPR sebagai PDAM dengan predikat Terbaik Pemasangan SR dan Pencairan Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) untuk tahun 2015 dan 2017. Ini adalah buah kesuksesan merealisasikan 18 ribu sambungan rumah (SR) baru bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR),” kata bupati.

Kedua, penghargaan dari PERPAMSI tahun 2017 dengan kategori Pembina Terbaik. Ketiga, penghargaan dari Majalah Business News Indonesia bekerjasama dengan Asia Businnes Research Center sebagai TOP Pembina BUMD 2018, TOP CEO 2018,  dan TOP PDAM 2018.

”Diraihnya berbagai penghargaan ini, juga merupakan wujud dari komitmen seluruh komponen,  khususnya di lingkungan PDAM Kabupaten Malang, bahwa visi dan misi PDAM adalah prioritas yang harus diupayakan secara maksimal,  sehingga PDAM dapat menyelenggarakan kuantitas, kualitas maupun kontinuitas pelayanan air bersih dalam wadah perusahaan yang sehat dan profesional. Pada gilirannya nanti akan memberikan dampak besar bagi pembangunan Kabupaten Malang guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata  Rendra.

Ketua Partai Nasdem Jawa Timur ini menambahkan, selain prestasi dalam wujud penghargaan, yang lebih penting adalah kontribusi dan azaz manfaat yang mampu diberikan PDAM Kabupaten Malang kepada masyarakat. “Dalam hal ini, tidak perlu lagi meragukan komitmen PDAM Kabupaten Malang guna mewujudkan hal tersebut. Dengan berbekal penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Malang antara 2015 – 2017 yang totalnya  mencapai Rp 65 miliar, sebanyak 18.320 sambungan rumah (SR) telah diberikan kepada masyarakat,” jelasnya.

”Untuk tahun 2018 ini, saya yakin PDAM Kabupaten Malang akan mampu menyelesaikan target 5.000 SR baru. Kemudian, sebagai kabupaten terluas kedua di Jawa Timur dengan jumlah penduduk 2.560.675 jiwa, saat ini PDAM Kabupaten Malang telah melayani dengan jumlah sambungan sebanyak 112.786 SR atau 32,3%. Meski layanan ini masih sepertiganya, namun akses air bersih masyarakat Kabupaten Malang telah mencapai 92,4%, karena terbantu dengan akses non perpipaan sebanyak 20,2% dan adanya Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) sebanyak 40 persen,”  imbuh bupati.

Dengan melihat kondisi ini, kata Rendra Kresna, tentunya ke depan harus menjadi pemacu semangat PDAM Kabupaten Malang untuk terus memacu peningkatan SR, khususnya di wilayah yang memang memiliki akses air bersih yang sangat kurang, sehingga semua masyarakat Kabupaten Malang akan dapat menikmati akses air bersih yang menjadi kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari.

“Untuk meningkatkan produktivitas dan layanan guna kepuasan masyarakat, PDAM juga harus terus melakukan inovasi dan peningkatan kinerjanya. Modal kuat sudah dimiliki, yaitu dalam bentuk 58 sumber air baku yang mampu menghasilkan total produksi 1.573 liter per detik,” katanya.

Bupati pun meminta supaya peringatan HUT PDAM ini  harus menjadi sarana evaluasi kinerja perusahaan secara keseluruhan, terutama berkaitan dengan neraca finansial. PDAM Kabupaten Malang telah menunjukkan perkembangan yang baik. Hal ini dapat dilihat dari data bahwa audit kinerja PPSPAM yang menunjukkan PDAM Kabupaten Malang dalam kondisi sehat.

Dalam tiga tahun terakhir, rata-rata keuntungan sebesar Rp 7,8 miliar, dan PDAM juga telah menyetor untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2015 sebesar Rp 2,9 miliar, tahun 2016 sebesar Rp 4 miliar dan tahun 2017 sebesar Rp 4,7 miliar,” rinci Pak Rendra.

Ia pun berterima kasih kepada segenap keluarga besar PDAM Kabupaten Malang, diiringi harapan PDAM Kabupaten Malang dapat mempertahankan prestasi tersebut sehingga dapat terus memberikan kontribusi maksimal bagi jalannya pembangunan daerah.

Guna menghadapinya, segenap jajaran PDAM Kabupaten Malang juga harus terus menjaga komitmen dan semangat, terus meningkatkan kompetensi,  baik dari sisi manajemen maupun teknis lapangan, sehingga penerapan teknologi informasi yang saat ini sudah menjadi kebutuhan utama dapat diwujudkan. Hal ini telah diterjemahkan PDAM Kabupaten Malang melalui tema HUT ke-37 : “Penerapan Human Capital Management dan Teknologi Informasi Terintegrasi Sebagai Strategi Percepatan Mencapai Target 100% Akses Air Minum”. (mat)