18 Mei 2024

`

Bawa 222.000 Batang Rokok Ilegal, Bea Cukai Amankan Sopir dan Mobil

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Tim Intelijen dan Penindakan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Malang (Bea Cukai) mengamankan seorang sopir minibus, MIZ, yang membawa 11.100 bungkus (222.000 batang) rokok illegal saat menggelar operasi Gempur Rokok Ilegal di Jl. Ahmad Yani, Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (22/05/2023).

 

Inilah mobil dan ratusan ribu batang rokok illegal yang diamankan Bea Cukai Malang saat menggelar operasi Gempur Rokok Ilegal di Jl. Ahmad Yani, Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (22/05/2023).

Inilah sebagian rokok illegal yang diamankan Bea Cukai Malang saat menggelar operasi Gempur Rokok Ilegal di Jl. Ahmad Yani, Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (22/05/2023).

GUNAWAN Tri Wibowo, Kepala KPPBC Tipe Madya Cukai Malang, melalui pers rilis yang diterima redaksi tabloidjawatimur.com, Selasa (23/05/2023) petang, menjelaskan, dalam rangka operasi Gempur Rokok Ilegal, Senin (22/05/2023), Bea Cukai Malang menggagalkan pengiriman ratusan ribu rokok ilegal. Keberhasilan ini diawali dari patrol darat pada jalur distribusi rokok ilegal di jalan Jenderal Ahmad Yani, Sumberpucung, Kabupaten Malang.

“Tim menghentikan dan memeriksa minibus warna hitam N 1xx8 AAT, yang diketahui memuat rokok ilegal. Pada pemeriksaan ditemukan sebanyak 11.100 bungkus dengan total 222.000 batang rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) berbagai merek, tanpa dilekati pita cukai,” kata Gunawan.

Tim kemudian membawa barang, sopir, serta sarana pengangkut ke KPPBC TMC Malang untuk dilakukan proses lebih lanjut. Dari hasil penindakan, perkiraan nilai barang mencapai Rp 278.610.000,00 dan potensi kerugian negara mencapai Rp 148.518.000,00. “Rokok ilegal akan kami tindak dengan tegas karena tidak memenuhi ketentuan di bidang cukai dan merugikan negara. Kami akan terus berupaya memberantas peredarannya,” tegas Gunawan Tri Wibowo, Kepala Kantor Bea Cukai Malang. (bri/mat)