23 April 2024

`

Alumni Akpol 2.000 Berbagi Sembako

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2.000  menyerahkan 5 ton beras, 500 liter minyak goreng, 130 box sembako, dan 3.000 masker medis kepada para pedagang pasar, supeltas (sukarelawan pengatur lalu lintas), ojek online, dan sebagainya, Rabu (25/08/2021) di halaman Polresta Malang.

 

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto menyerahkan bansos kepada anggota supeltas (sukarelawan pengatur lalu lintas) di halaman Polresta Malang Kota, Rabu (25/08/2021).

 

BANTUAN yang diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di era pandemi COVID-19 ini, diserahkan secara simbolis oleh Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto kepada perwakilan penerima. Kegiatan yang sama dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto berdialog dengan penyandang difabel yang menerima bansos dari alumni Akpol tahun 2.000, Rabu (25/08/2021).

“Program Berbagi Senyum Untuk Negeri ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Mewakili teman-teman Alumni Akademi Kepolisian angkatan 2.000 dengan nama Batalyon Sanika Satyawada, hari ini saya serahkan sejumlah bantuan. Ini sebagai wujud kepedulian Polri untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak COVID, terutama di Kota Malang,” terang Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto.

Kapolresta menjelaskan, bansos yang dibagikan berupa 130 paket. Isinya, 5 ton beras, 500 liter minyak goreng, 130 box sembako,  3.000 masker medis. “Saat ini kami laksanakan secara simbolis. Nantinya, kami juga akan melaksanakan door to door kepada masyarakat yang membutuhkan dengan melibatkan Babinkamtibmas,” lanjutnya

Ia berharap, pembagian sembako ini bisa meringankan beban warga yang membutuhkan. Meskipun belum maksimal, tapi yang pasti pihaknya hadir di tengah kesulitaan masyarakat.

Usai penyerahan simbolis,  Budi Hermanto menyerahkan langsung bantuan sosial kepada korban laka lantas dan difabel. Di antaranya, Hery Sumadyo, warga Jl. Madyopuro RT 03 / RW.01 Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Urifah,  warga Jl. Pelabuhan Tanjung Priok, RT 05 / 03, Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, yang mengalami difabel (daksa kaki).

Dilanjutkan ke rumah Rokhim,  warga Jl. Pelabuhan Ketapang 1, RT 04 / RW 05, Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang yang mengalmi tuna netra. “Polri bahu- membahu memberikan bantuan kepada warga yang terdampak,  termasuk para difabel dan korban laka lantas,” ujarnya.  (aji/mat)