25 Juli 2024

`

40 Organisasi Mitra SRPB Jatim Ikuti Workshop BMKG

2 min read

SIDOARJO, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sebanyak 40 organisasi mitra Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, mengikuti  Workshop Sinergitas Penanggulangan Bencana yang diselenggarakan  Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda, Sidoarjo, Kamis (08/12/2022) di Hotel Premier Palace, Juanda, Sidoarjo.

 

Sebanyak 40 organisasi mitra Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, mengikuti Workshop Sinergitas Penanggulangan Bencana yang diselenggarakan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda, Sidoarjo, Kamis (08/12/2022) di Hotel Premier Palace, Juanda, Sidoarjo.

 

ACARA  yang dibuka Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda, Sidoarjo, Taufiq Hermawan ini menyajikan beberapa materi. Di antaranya, Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi di Jatim dari Stasiun Meteorologi Juanda, Sidoarjo. Potensi Gempa dan Tsunami di Jatim dari Stasiun Geofisika Tretes, Pasuruan. Mitigasi Kebencanaan di Jatim oleh Dino Andalananto dari BPBD Jatiim, serta Upaya Pencarian dan Pertolongan dalam Mitigasi Bencana dari Kepala Basarnas Surabaya,  Hari Adi Purnomo.

“Materi yang diberikan semuanya penting dan bagus untuk dicermati para relawan. Semuanya semangat mengikuti kegiatan ini,” ungkap Koordinator SRPB Jatim, Dian Harmuningsih, didampingi Koordinator Bidang Kemitraan, Aslichatul Insiyah, Jumat (09/12/2022) siang.

Menurut Dian, kegiatan ini sangat penting bagi relawan. Pasalnya, materi-materi yang diberikan bisa untuk bekal mengabdi. “Selain itu perlu disebarkan ke masyarakat terdekatnya, yaitu keluarga,” imbuhnya.

Workshop ini juga untuk membangun sinergi antar-relawan yang tergabung dalam SRPB Jatim. Sedangkan peserta yang hadir di antaranya dari Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) yang disertai juru bicara isyarat (JBI). Terlihat juga perwakilan dari Sumenep, Pacitan, Bangkalan, Pamekasan,Sampang, Banyuwangi, dan Jember.

Sebanyak 40 organisasi relawan yang hadir berasal dari berbagai latar belakang. Seperti dari Lembaga Amal Zakat (LAZ), unsur komunikasi seperti Orari dan RAPI, komunitas trail. Bahkan relawan dari unsur entrepreneur maupun kesehatan, seperti Poltekes Kerta Cendekia. (bri/mat)