13 April 2024

`

39.842 Pendaftar Rebutkan 5.497 Kursi di UB

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sebanyak 39.842 pendaftar memilih Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur, melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP).  Mereka akan bersaing memperebutkan 5.497 kursi yang disediakan pada jalur SNBP 2023.

Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP.

WAKIL Rektor I Bidang Akademik  UB, Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, MP, menjelaskan, sebanyak 39.842 terdiri dari 26.814  (67.3 persen) menempatkan UB di pilihan pertama,  dan sebanyak 13.028 (32.7 persen) memilih UB pada pilihan kedua.

“Lima  prodi  saintek paling diminati adalah pendidikan dokter, teknik informatika, ilmu keperawatan, farmasi, dan Ilmu gizi.  Sementara untuk lima prodi sosial humaniora dengan peminat terbanyak adalah psikologi, akuntansi, manajemen, ilmu hukum, dan komunikasi,” katanya, kemarin.

Mantan Dekan Fakuktas Teknologi Pertanian (FTP) tersebut mengatakan,  jumlah peminat UB dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya karena semakin banyaknya prodi yang sudah terakreditasi internasional.

“Di UB sudah ada sekitar 60-70 prodi terakreditasi internasional,  sehingga ini menjadi modal kuat dari sisi kinerja. Selain itu, lokasi UB sangat strategis,  didukung dengan harga kebutuhan pokok yang terjangkau untuk kalangan mahasiswa,” katanya.

Sementara itu, untuk kuota masing-masing jalur yang ditentukan UB yaitu SNBP 30 persen, SNBT 30 persen, dan Mandiri 40 sebanyak persen.

“Sesuai peraturan,  apabila kuota yang diterima pada jalur prestasi tidak terpenuhi,  maka akan ditambahkan pada SNBT. Begitu pula jika kuota SNBT tidak terpenuhi,  maka akan ditambahkan pada jalur mandiri. Meskipun begitu untuk kuota jalur mandiri tidak boleh lebih dari 50 persen,” katanya.

Menanggapi peminat prodi psikologi yang meningkat,  Kepala Departemen Psikologi,  Ali Mashuri, S.Psi., M.Sc. Ph.D,  menjelaskan,  ada dua faktor yang mempengaruhi,  yaitu dari segi keilmuan dan prospek kerja.

“Dari segi ilmu, psikologi mempelajari perilaku manusia. Psikologi bisa mempelajari emosi dan perilaku manusia. Dari segi prospek kerja, bidang psikologi sangat relevan dengan berbagai bidang pekerjaan,  mulai industri hingga pemerintah,” katanya.  (div/mat)