19 Juni 2024

`

373 KK Korban Gempa di Tirtoyudo Dapat Bantuan Rp 50 Juta

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sebanyak 373 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 12 desa di Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang rumahnya rusak karena terdampak gempa  berkekuatan 5,1 Skala Richter (SR) dua tahun lalu, berhak menerima dana stimulan dari pemerintah pusat sebesar Rp 50 juta per kepala keluarga.

 

Camat Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Joanico Da Costa, menyerahkan bantuan stimulant kepada korban terdampak gempa, di Pendopo Kecamatan Tirtoyudo, Selasa (11/04/2023) siang.

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Jawa Timur, Wahyu Hidayat, menyerahkan bantuan stimulan kepada korban terdampak gempa, di Pendopo Kecamatan Tirtoyudo, Selasa (11/04/2023) siang.

KEPALA Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, M. Nur Fuad Fauzi,  menjelaskan,  dari 373 KK tersebut, sebanyak 261 KK sudah dapat mencairkan dana stimulan Rp 50 juta, 75 KK dicairkan bertahap 2 kali pencairan, 8 KK penerima diblokir karena tidak memenuhi syarat, 24 KK penerima didrop, dan 2 penerima yang telah meninggal dunia tidak mempunyai ahli waris.

“Di Kecamatan Tirtoyudo saja,  ada 373 kepala keluarga yang tersebar di 12 desa yang berhak menerima dana stimulan. Sejumlah 261 KK sudah dapat mencairkan Rp 50 juta, 75 KK dicairkan bertahap 2 kali pencairan, 8 KK penerima diblokir karena tidak memenuhi syarat, 24 KK penerima didrop, dan 2 penerima yang telah meninggal dunia tidak mempunyai ahli waris. Kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan dana teraebut harus digunakan sebagaimana mestinya dan tepat sasaran,” kata Kepala BPBD Kabupaten Malang, Selasa (11/04/2023) siang.

Bupati Malang, HM Sanusi, menyapa para korban terdampak gempa tahun 2021 yang menerima bantuan di Pendopo Kecamatan Tirtoyudo, Selasa (11/04/2023) siang.

Sementara itu, Bupati Malang HM Sanusi,  bersama  Ketua DPRD Kabupaten Malang,  Darmadi, Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Taufik Hidayat, serta sejumlah pejabat lainnya, menghadiri pencairan Dana Stimulan Korban Terdampak Gempa Bumi Tahun 2021 di Kabupaten Malang di Pendopo Kecamatan Tirtoyudo, Selasa (11/04/2023) siang.

Menurut bupati, sejak  gempa bumi dengan kekuatan 5,1 SR terjadi dua tahun lalu, berbagai upaya percepatan penanganan pasca bencana terus dilakukan,  melibatkan berbagai pihak. Pada akhir Desember 2022, pemerintah pusat —melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)—  mulai mengambil langkah serius terhadap penanganan kerusakan infrastruktur maupun non-infrastruktur yang terjadi di wilayah Kabupaten Malang.

Bupati Malang, HM Sanusi, bersama para korban terdampak gempa tahun 2021 yang menerima bantuan di Pendopo Kecamatan Tirtoyudo, Selasa (11/04/2023) siang.

“Sebanyak 993 korban gempa bumi di Kabupaten Malang  dengan kategori rusak berat,  dinyatakan layak  mendapatkan bantuan stimulan. Nilai  bantuan  masing-masing sebesar Rp 50 juta  setiap kepala keluarga (KK). Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp 49,650 miliar,” jelasnya.

Bupati Malang  berharap  penyaluran bantuan ini dapat meringankan beban para korban, utamanya di Kecamatan Tirtoyudo.  “Kepada para penerima bantuan stimulan, saya berharap agar saudara sekalian dapat menggunakan bantuan tersebut secara akuntabel, tepat guna, tepat sasaran,  dan dapat dipertanggung jawabkan. Pemerintah Kabupaten Malang terus berupaya agar saudara mendapatkan dukungan dan bantuan yang layak. Komitmen tersebut salah satunya telah dilakukan melalui usulan bantuan kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Presiden Joko Widodo yang telah kami lakukan pada  Maret  lalu,” jelasnya.  (iko/mat)