23 April 2024

`

3.794 Maba UIN Maliki Ikuti PBAK

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sebanyak 3.794 mahasiswa baru (maba)  Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, Jawa Timur, mengikuti opening ceremony Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2021, Selasa (31/08/2021) virtual di Aula Lt. 5, Gedung Rektorat (HC). Ir. Soekarno.

 

Sebanyak 3.794 mahasiswa baru (maba) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, Jawa Timur, mengikuti opening ceremony Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2021, Selasa (31/08/2021) virtual di Aula Lt. 5, Gedung Rektorat (HC). Ir. Soekarno.

 

KETUA pelaksana PBAK sekaligus Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan UIN Maliki, Dr. H. Ahmad Fatah Yasin, MAg, memaparkan, peserta PBAK 2021 ini diikuti sebanyak 3.794 mahasiswa baru. Rinciannya, mahasiswa baru (maba) angkatan 2021 sebanyak 3.751 orang. Sedangkan yang 43 orang  merupakan angkatan tahun 2020 yang belum lulus.

Rektor UIN, Prof. Dr. H. M Zainuddin, MA

Dari jumlah tersebut, telah terdistribusi ke 7 fakultas. Di antaranya, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan 963 mahasiswa, Fakultas Syariah 596 mahasiswa, Fakultas Humaniora 402 mahasiswa, Fakultas Psikologi 259 mahasiswa, Fakultas Ekonomi 579 mahasiswa, Fakultas Saintek 811 mahasiswa, serta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 180 mahasiswa.

“Mahasiswa tersebut berasal dari seluruh nusantara, dari Sabang sampai Merauke. Bahkan ada 10 mahasiswa asing yang tercatat masuk di S1,” jelas Dr. H. Ahmad Fatah Yasin, MAg.

Rektor UIN Maliki Malang,  Prof. Dr. H. M Zainuddin, MA,  yang membuka acara  menyebut, maba UIN Maliki merupakan generasi muda yang beruntung,  sehingga diharapkan menjadi mahasiswa yang berprestasi.

“Saya ucapkan selamat datang di kampus UIN Maulana Maliki Ibrahim,  Malang, kampus tercinta, kampus yang berlogo Ulul Albab. Kalian semua adalah generasi muda yang beruntung karena dapat masuk setelah berkompetisi dengan kurang lebih 90 ribu peserta yang  mengikuti seleksi di UIN Maulana Maliki Ibrahim ini,” bebernya.

Penyemangatan almamater secara simbolis oleh Rektor UIN, Prof. Dr. H. M Zainuddin, MA, kepada salah satu maba.

Menurut Prof Zainuddin, jika di tahun-tahun sebelumnya maba diwajibkan tinggal di ma’had  (asrama) selama satu tahun.  Namun tahun 2021 ini dapat mengikuti pembelajaran ta’lim ma’hadi secara daring karena situasi pandemi COVID-19 dengan penerapan Level PPKM.

“Pembelajaran online selama kurang lebih satu tahun atau dua semester telah dilaksanakan di UIN dengan lancar dan tidak ada kendala. Karena tim IT sudah menyiapkan perangkatnya. Sehingga sampai kedepan nanti tetap bejalan dengan baik,” sambungnya.

Kedepan, ia berharap seluruh mahasiswa dapat menjadi bagian dari e-learning guna membangun karakter,  baik dari segi spiritual, moral, intelektual,  dan sosial,  serta menguasai disiplin ilmu yang menjadi ciri dari mahasiswa UIN Maliki.

“Inilah yang diharapkan seluruh lulusan UIN, yakni menjadi orang yang paripurna. Oleh sebab itu,  kalian mesti siap menerima pendidikan ini. Mari kita mulai dengan niat belajar karena Allah. Karena kalau kalian niat belajar,  maka Allah akan memberikan kemudahan, kelancaran dalam studi,  pahala,  dan insyaallah lulus dari UIN kalian akan dapat pekerjaan yang tepat,” tandasnya.

Sementara itu,  Ketua DEMA UIN, Farchan,  mengatakan,   tahun ini agenda PBAK diberi sebutan ARMADA PANDHITA. “Kami berharap para mahasiswa memiliki prinsip islami, berintelektual, berkarakter,  dan yang paling penting mengamalkan ajaran-ajaran ulama,  yakni ajaran para ahli sunnah wajamaah, ” paparnya. (div/mat)