23 April 2024

`

231 Yatim Piatu di Wajak, Tajinan, dan Bululawang Dibantu Rp 1 Juta/Anak

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sebanyak 231 anak yatim piatu yang menyebar di Kecamatan Wajak, Tajinan, dan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menerima bantuan senilai Rp 1 juta per anak. Bantuan diserahkan Bupati Malang, HM Sanusi, Selasa (26/03/2024) siang.

 

Bupati Malang, HM Sanusi, bersama para penerima bantuan saat menyerahkan bantuan sosial di Kecamatan Wajak, Tajinan, dan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (26/03/2024) siang.

 

Bupati Malang, HM Sanusi, menyerahkan bantuan sosial di Kecamatan Wajak, Tajinan, dan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (26/03/2024) siang.

BUPATI Malang, HM Sanusi, menjelaskan, penyaluran bantuan sosial untuk anak yatim ini merupakan program Pemkab Malang yang tertuang dalam Malang Makmur. “Di dalam program Malang Makmur juga terdapat nilai agamisnya. Bantuan anak yatim piatu tahun ini sudah meningkat dari tahun sebelumnya, “ katanya.

Bupati Malang, HM Sanusi, menggendong bocah yang menerima bantuan sosial saat menyerahkan bantuan sosial di Kecamatan Wajak, Tajinan, dan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (26/03/2024) siang.

Dia juga menjelaskan, menyantuni anak-anak yatim piatu merupakan ajaran Rasulallah SAW. “Yatim memiliki keistimewaan di hadapan Allah SWT. Rasulallah SAW mengibaratkan dua jari yang berdampingan dan tidak terpisahkan bagi orang yang dermawan yang menyisihkan sebagian hartanya untuk para yatim maupun dhuafa,” katanya.

Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah, menyerahkan bantuan sosial di Kecamatan Wajak, Tajinan, dan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (26/03/2024) siang.

Mantan Wakil Bupati Malang ini menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Malang telah menyiapkan kuota penerima bantuan sebanyak 5 ribu anak yatim piatu. Nilai bantuan tiap anak berupa uang tunai sebesar Rp 1 juta. Hingga saat ini yang sudah terdaftar sebanyak 4.400 anak. “Jika belum ada yang terdaftar silahkan daftar ke pemerintah desa melalui kecamatan. Nanti datanya akan diverifikasi oleh Dinas Sosial untuk memastikan penerima (yatim-piatu) layak dan ada dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) Kemensos,” jelasnya.

Terakhir, Bupati Malang berharap agar santunan ini nantinya akan membuat anak-anak yatim senang dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri dan bisa memanfaatkan bantuan ini untuk pendidikan serta kebutuhan lainnya. (iko/mat)