26 Juni 2024

`

1.646 Mahasiswa PPG UM Disebar ke Seluruh Jawa Timur

2 min read

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Sebanyak 1.646 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Pra Jabatan Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Negeri Malang (UM) Jawa Timur, mengikuti pembekalan pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL), Jumat (03/02/2023) pagi di Graha Cakrawala UM.

 

Sebanyak 1.646 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Pra Jabatan Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Negeri Malang (UM) Jawa Timur, mengikuti pembekalan pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL), Jumat (03/02/2023) pagi di Graha Cakrawala UM.

 

SELANJUTNYA mereka akan disebar ke sejumlah sekolah di kota/kabupaten di seluruh Jawa Timur, berdasarkan kebijakan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemdikbud RI.

Ketua Program Studi PPG SPs UM, Dr. Muhammad Alfan, S.Pd, M.Pd, menjelaskan, ploting penempatan PPL PPG Prajab berdasarkan kategori PPL di sekolah mitra, PPL berbasis domisili yang gurunya sudah purna/pensiun, dan dasar lain yaitu hasil konsorsium Dirjen GTK dengan pengelola PPG se-Jawa Timur dan para Kepala Dinas Pendidikan se Jatim di Unesa, 3-4 Januari 2023.

Ketua Program Studi PPG SPs UM, Dr. Muhammad Alfan, S.Pd, M.Pd. memberikan materi pembekalan pelaksanaan PPL mahasiswa PPG Prajab Sekolah Pascasarjana UM.

“Peserta PPL ini merupakan mahasiswa PPG Prajabatan tahun 2022 gelombang 1 dan gelombang 2. Gelombang 1 sejumlah 889 mahasiswa, gelombang 2 sejumlah 757 mahasiswa. Mereka yang ikut  gelombang 1 saat ini mejalani PPL II di semester 2, sementara mahasiswa PPG Prajab gelombang 2 menjalani PPL I pada semester 1,” jelasnya.

Dosen Departemen Sastra Arab FS UM ini menambahkan, pelaksanaan PPL I berlangsung 6 Februari  – 24 Maret 2023, dan PPL II 20 Februari – 16 Juni 2023.

Sementara itu, Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana UM, Prof. Dr. Yusuf Hanafi, M. Fil. I, saat membuka pembekalan menitipkan pesan kepada peserta PPL agar percaya diri.  Hal ini tidak berarti sombong, congkak, dan sebagainya, tetapi menandakan bahwa para mahasiswa sudah memperoleh gelar sarjana, sudah berilmu, dan siap mendidekasikan keilmuan untuk sekolah.

“Kedua, tanggap, cekatan,  dan inovatif di sekolah. Tidak hanya mengajar, tetapi Saudara harus mampu terlibat pada kegiatan sekolah. Ketiga, menjaga nama baik almamater UM. Apa yang Saudara lakukan di sekolah akan berdampak kepada kampus. Apabila Saudara berkelakuan baik, maka akan baik pula untuk kampus dan sebaliknya,” papar Prof. Yusuf Hanafi.

Salah seorang peserta PPG Prajab, Riki Pratama, gembira tatkala dinyatakan lulus sebagai peserta. “Gembira, kesempatan mengikuti PPG prajab tidak mudah, melalui tahap seleksi yang ketat. Perkuliahan PPG lebih menekankan pada profesi guru, penekanan aspek pedagogik, kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial,” tuturnya.

Mahasiswa Prodi Sejarah ini juga berharap nantinya para mahasiswa PPG dapat disalurkan dengan baik,  sesuai pakta integritas yang telah disepakati di awal perkuliahan. “Saya secara pribadi juga berharap dapat mengembangkan disiplin ilmu yang saya miliki untuk perkembangan pendidikan Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.  (div/mat)