Yuning Kartikasari, Pegiat Sosial yang Bertarung di Pileg 2019

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Yuning Kartikasari (44), warga Kebalen Wetan Gang Kenanga RT. 5/RW. 4 Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, mantap bertarung dalam Pemilu Legislatif DPRD Kota Malang 2019.

 

 

Yuning Kartikasari mantap bertarung dalam Pemilu legislatif 2019 untuk masuk ke DPRD Kota Malang dari Dapil Kedungkandang.

POLITISI Partai Amanat Nasional (PAN) yang berangkat dari Daerah Pemilihan Kedungkandang ini optimis lolos ke gedung wakil rakyat di Jl. Tugu No. 3 Kota Malang. Pasalnya, dia sudah puluhan tahun berbaur dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan dan organisasi  sosial. Selain itu, dirinya telah belajar dari kegagalan di pileg 2014 lalu.

“Keinginan menjadi bakal calon legislatif (bacaleg), didasari untuk menyampaikan dan mendengar suara masyarakat di bawah, yang selama ini kurang difasilitasi oleh DPR. Sebagai wakil rakyat, kita seharusnya memihak kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadi. Seumpama nanti saya ditakdirkan jadi caleg, dimulai keberangkatan dari bawah, dan akan tetap konsisten mengawal suara masyarakat yang selama ini saya angan-angankan,” tutur Yuning Kartisari, saat mendaftar di KPU Kota Malang.

Dirinya juga berharap, dukungan dari semua kalangan atas pencalonannya sebagai caleg DPRD Kota Malang Dapil Kedungkandang.

Dengan seabrek pengalaman sebagai kader PKK, Posyandu, kader lingkungan, Karang Taruna, BKM, serta selalu aktif sebagai kader di Lembaga Perlindungan Anak (LPA) dan di WCC Dian Mutiara serta Kader F3, Yuyun mohon doa restu serta dukungan semua pihak.

“Semoga dengan dukungan dan doa dari semua pihak, serta dukungan dari anak – anak saya di komunitas anak jalanan, pengamen dan lain – lain, niat untuk menyuarakan keinginan mereka bisa terkabul,” lanjutnya.

Dengan demikian, tujuan agar dia bisa memfasilitasi keinginan masyarakat  yang selama ini tidak terlayani dengan baik, bisa terwujud. “Saya berangan – angan, ada wakil rakyat yang  benar- benar berpihak untuk  kepentingan masyarakat. Suara mereka ingin didengar dan ditindaklanjuti,” pungkasnya.  (ide)