Warga Singosari, Tewas Gantung Diri

Petugas dan relawan PMI saat melakukan evakuasi mayat Kasuri yang tewas karena gantung diri.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Seorang pembuat sangkar burung, Kasuri (55) warga Dusun Blandit Timur, Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (10/02/2019) ditemukan tewas meninggal dunia karena gantung diri.

 

MENURUT Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo, pihaknya mendapat laporan kejadian tewasnya Kasuri pukul 15.30 WIB. “Kejadiannya pukul 15.00 WIB, namun personil kami dari KSR (Korps Suka Rela) meenuju lokasi kejadian tidak lama setelah mendapat laporan, untuk melakukan evakuasi” terangnya.

Dari keterangan yang diperoleh relawan PMI, sebelumnya Kasuri duduk-duduk di rumahnya bersama isterinya sembari membuat sangkar burung. Tidak lama setelah itu, korban minta tolong kepada isterinya untuk dibelikan rujak.

“Saat isterinya kembali pulang, ternyata pelaku sudah meninggal dunia dengan posisi tergantung di dalam kamarnya,” jelas Mudji Utomo.

Sontak peristiwa gantung diri Kasuri, membuat warga Dusun Blandit, Desa Wonorejo geger. Kejadian tragis itupun langsung dilaporkan ke Polsek Singosari. Kurang lebih satu jam petugas dan tim medis Puskesmas Singosari melakukan pemeriksaan dan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Belum diketahui pasti, apa yang menyebabkan Kasuri nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. “Motifnya belum diketahui, namun dipastikan pelaku murni meninggal karena gantung diri, karena berdasarkan pemeriksaan, ada cairan sperma di celana dan mulutnya mengeluarkan air liur. Hal itu adalah ciri orang yang tewas karena gantung diri,” papar relawan senior PMI Kabupaten Malang.

Untuk mengetahui penyebab pasti kemastian Kasturi, petugas Polsek Singosari meminta agar dilakukan proses autopsi, namun keluarga keberatan dan menolak. “Jasad rencananya langsung dikebumikan, karena pihak keluarga menolak dilakukan autopsi,”pungkas pria yang akrab disapa Mbah Tomo. (diy)