Wali Kota Malang Kukuhkan Pengurus Basnas

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Walikota Malang Drs Sutiyaji mengukuhkan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) masa bakti 2018 – 2023 di ruang sidang Balaikota Malang, Rabu (03/09/2018). Dalam pengukuhan itu, telah ditetapkan H. Sapardi S.Ag sebagai Kepala BAZNAS dan Drs. H Sulistyo sebagai Wakilnya.

 

Pelaksanaan pengukuhan Pengurus Baznas di ruang sidang Balaikota Malang.

 

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh KH. Abdurrahman Navis, LC, M.Hi selaku Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian. Ia menyatakan, bahwa zakat bukan tugas masyarakat umum, tetapi tugas pemerintah seperti pada zaman Khalifah Umar bin Abdul Aziz.

“Tahun lalu, tercatat 9 milyar dalam satu tahunnya zakat dari ASN. Kami mengharap, Bapak Walikota Malang membuat edaran zakat kepada ASN seperti yang dilakukan Gubernur Jawa Timur. Bahwa yang telah mencapai nisab, harus dipotong 2,5% dengan seikhlas. Bagi yang belum, bisa melaksanakan infaq dan shodaqoh,” tuturnya.

Wali Kota Malang Drs.H Sutiaji menuturkan,  jumlah zakat dari ASN lingkungan Pemerintah Kota Malang sebanyak 3,5 milyar per tahun.

Bukan suatu yang dibanggakan, tetapi dikuatkan untuk dikembangkan. Salah satunya melalui program 3S (Sehari Seribu Saja) per RW yang akan dikoordnasikan per kecamatan.

“ Setelah ini, kami buat edaran ke seluruh instansi di Kota Malang. Itu untuk mengetahui cashflow potensi zakat di Kota Malang. Sehingga, tidak mengandalkan pendapatan daerah saja, tetapi juga potensi zakat harus digali”, tuturnya.

Menurutnya, perlu melaunching program  BAZNAS kepada seluruh instansi, PTS / PTN perbankan. Nantinya, bisa terkumpul menjadi satu, menjadi kekuatan manajemen pengelolaan.

Sementara itu, pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Basnaz) segera melakukan konsolidasi usai dikukuhkan. Program yang dirasa baik, akan terus dilanjutkan. Termasuk membiasakan masyarakat untuk bershodaqoh, bisa dengan pilot project suatu wilayah kelurahan.

“Mestinya, bisa mencapai angka 5 milyard setiap tahunnya. Tentunya dengan pengelolaan yang baik dengan terobosan terobosan baru. Sebagaimana saran dan arahan pak Wali, instansi non PNS, perbankan, perguruan tinggi akan menjadi salah satu target pemasukan zakat,,” tuturnya tutur Kepala Baznas H. Sapardi S.Ag Kepala BAZNAS didampingi Drs. H Sulistyo sebagai Wakilnya. (ide)