Urai Kemacetan, Petugas Rekayasa Lalu Lintas di Perempatan Mergan

Para petugas melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi yang menjadi salah satu titik kemacetan.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM –Petugas gabungan dari Polisi lalu lintas, Dinas Perhubungan serta dari TNI, melakukan rekayasa lalu lintas di jalan perempatan Mergan, Kecamatan Sukun, Kota Malang,  Jawa Timur, Selasa (08/01/2019).

 

REKAYASA lalu lintas dilakukan, mengingat di lokasi tersebut sangat ramai dan cenderung macet. Rencananya, rekayasa lalin dilakukan selama 2 minggu, dan akan dilakukan evaluasi.

Kasat Lantas Polres Malang Kota AKP Ari Galang Saputra, didampingi KBO Lantas, Endiex Purwantoro, menjelaskan, arus lalu lintas dari arah barat (Bandulan), tidak boleh lurus ke arah Kota Malang atau belok kanan (arah Sukun).

“Dari arah barat, harus belok kiri, tidak boleh lurus. Setelah belok kiri, lalu lintas bisa putar balik, sehingga bisa boleh ke kiri  ke arah Kota Malang atau lurus ke arah Sukun,” tuturnya.

Ia melanjutkan, setelah ujicoba dilakukan, akan dievaluasi hingga selanjutnya bisa diambil kesimpulan. Menurutnya, beberapa hal yang mengakibatkan kemacetan, di samping lalu lintas sangat ramai, salah satu ruas jalan yang arah Sukun, memang cukup sempit.

“Jalan dari / ke selatan (Jl. Mergan Lori) cukup sempit. Arusnya cukup ramai dan padat. Selain itu, masyarakat perlu lebih tertib lagi dalam berlalu lintas, khususnya di lokasi perempatan Mergan ini,” lanjutnya.

Selain merekayasa lalu lintas, traffic light yang ada di perempatan tersebut, diaktifkan lagi. Sehingga para pengguna jalan, tinggal mengikuti isyarat lampu yang menyala. Terkait dengan hal itu, beberapa pohon harus dipotong, karena mengganggu  pandangan pengguna jalan, terhadap isyarat lampu.

“Trafic light, akan menyala dengan kisaran waktu 25 – 30 detik. Selain itu, kami menghimbu, agar kendaraan truck besar, tidak melewati lokasi tersebut. Apalagi pada jalan tersebut, bersatus kela 3,” pungkasnya.

Dari pantuan di lapangan, pada perempatan tersebut, memang cukup ramai. Sehingga potensi kemacetan cukup tinggi. Selain di lokasi tersebut, perubahan arus lalu lintas, juga dilakukan di kawasan Jl. Jakarta,  Kota Malang.  (ide)