TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Kontingen Universitas Negeri Malang (UM) memborong tiga gelar dalam lomba Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) XI 2020 yang dilaksanakan secara daring, 4 - 5 Desember 2020, di Universitas Agung Podomoro, Jakarta.

Universitas Negeri Malang Borong 3 Gelar KMI XI 2020

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Kontingen Universitas Negeri Malang (UM) memborong tiga gelar dalam lomba Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) XI 2020  yang dilaksanakan secara daring, 4 – 5 Desember 2020, di Universitas Agung Podomoro, Jakarta. Dalam event ini, dosen UM, Andreas Syah Pahlevi, S.Sn,M.Sn, mendapatkan penghargaan sebagai Pendampingan Wirausaha Mahasiswa Indonesia (PWMI) terbaik.

 

Kontingen Universitas Negeri Malang (UM) memborong tiga gelar dalam lomba Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) XI 2020 yang dilaksanakan secara daring, 4 – 5 Desember 2020, di Universitas Agung Podomoro, Jakarta.

 

“PENCAPAIAN ini adalah hasil kerja keras dari semua pihak. Saya rasa ini bukan dari kerja saya seorang diri. Di tim pengembang kewirausahaan ada bapak/ibu dosen, dibantu tim solid dari kemahasiswaan UM yang cepat tanggap dalam menghandle penyiapan, meskipun dengan keadaan sekarang harus serba online, ” kata Pahlevi, Selasa (08/12/2020) siang.

Dalam lomba Kegiatan Bisnis Manajemen Mahasiswa Indonesia (KBMI) 2020 ini,  UM berhasil mendapatkan 3 juara. Di antaranya, juara 1 bidang teknologi dengan judul  “Zenbox Smart Farming: Pertanian Berbasis Ubiquitous Smart Farming System”. Kedua, juara 1 bidang makanan dan minuman dengan judul “Zilotus Imunostimulus: Minuman Infused Water Berbahan Dasar Plasmanutfah sebagai Peningkat Daya Tahan Tubuh”. Ketiga, juara 3 bidang produksi dengan judul “CV. Emdea Cipta Karya: Produsen Pakaian Berbasis Teknologi.

Wakil Rektor III UM (Bidang Kemahasiswaan), Dr. Mu’arifin, M.Pd mengungkapkan, kesiapan adaptasi di masa pandemi menjadi kunci utama keberhasilan lomba ini. “Jadi, prestasi-prestasi perguruan tinggi di KMI tahun ini tergantung kesigapan mereka menghadapi pandemi COVID-19,  dari yang biasanya luring menjadi serba daring, ” ujarnya.

Mu’arifin menjelaskan, dalam waktu dekat, pihaknya akan mengadakan refleksi akhir tahun terhadap tim pengembang bidang-bidang kemahasiswaan. “Mulai dari tim penalaran, tim teknologi, tim kewirausahaan, tim keagamaan atau kerohanian,  dan juga para pembimbing ORMAWA. Mereka  akan kami ajak evaluasi bersama agar ke depan prestasi kemahasiswaan semakin meningkat dan organisasinya berfungsi optimal,” katanya.

KMI merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan  Direktorat  Pembelajaran  dan  Kemahasiswaan (Belmawa) Direktorat  Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian  Pendidikan dan  Kebudayaan Republik Indonesia. Tujuannya, untuk memaksimalkan dan memunculkan  potensi  yang  dimiliki  para  mahasiswa Indonesia  dalam  menyongsong  masa  depan  yang cerah melalui dunia wirausaha.

Melalui KMI XI 2020, diharapkan  dapat  mendorong  mahasiswa menjadi lulusan  yang  berkarakter, kreatif, inovatif,  dan kompetitif di kancah global. KMI ini juga menjadi ajang  pertukaran  ide  dan  kreativitas bisnis antar  mahasiswa, serta  tempat menimba ilmu dari para praktisi dan tokoh wirausaha yang sukses di bidangnya.

Ada beberapa kegiatan yang dilombakan dalam KMI XI 2020 ini. Di antaranya, Workshop Kewirausahaan, Kegiatan Bisnis Manajemen Mahasiswa Indonesia (KBMI), Akselerasi Start Up Mahasiswa Indonesia (ASMI), dan Pendamping  Wirausaha Mahasiswa Indonesia (PWMI), dilanjutkan Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) sebagai puncaknya. (div/mat)