TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Mantan Menteri Pendidikan yang juga Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh (berdiri ditengah, baju biru lengan pendek), ikut menghadiri bakti sosial yang diselenggarakan Civitas Akademika Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Kepanjen di Desa Tirtoyudo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

UNIRA Bersama Pak Nuh Bantu Warga Terdampak Gempa

Civitas Akademika Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Kepanjen, menyerahkan bantuan kepada warga terdampak di Desa Tirtoyudo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Gempa bumi yang menimpa sejumlah daerah di Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Malang, Sabtu (10/04/2021) siang, sekitar pukul 14.00 WIB, mengundang keprihatinan banyak pihak, termasuk Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Kepanjen. Sebab, dampak yang ditimbulkan luar biasa. Tidak hanya banyak bangunan yang roboh, rata dengan tanah, tapi juga menyebabkan korban jiwa dan luka-luka.

 

Civitas Akademika Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Kepanjen, menyerahkan bantuan kepada warga terdampak di Desa Tirtoyudo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

 

SEBAGAI bentuk kepedulian kepada para warga terdampak gempa di Kabupaten Malang, Civitas Akademika UNIRA mengirimkan sejumlah bantuan. Pada gelombang pertama, lembaga pendidikan tinggi yang berada di Kepanjen ini mengadakan bakti sosial di Desa Tirtoyudo, Kecamatan tirtyudo, dengan membagikan sembako.

Mantan Menteri Pendidikan yang juga Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh (berdiri ditengah, baju biru lengan pendek), ikut menghadiri bakti sosial yang diselenggarakan Civitas Akademika Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Kepanjen di Desa Tirtoyudo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

“Kegiatan ini kami lakukan lima hari setelah terjadinya gempa. Kebetulan ada dosen FEB UNIRA yang ikut terdampak gempa. Namanya Pak Romli. Bahkan pelipisnya sempat dijahit karena tertimpa kayu. Alhamdulillah sekarang sudah mulai sehat, hanya saja belum bisa ke kampus,” kata Ketua Senat UNIRA, Dr. KH. Romadhon Chotib, M.H, Minggu (25/04/2021) siang.

Ketua Senat UNIRA, Dr. KH. Romadhon Chotib, M.H.

Romadhon Chotib menambahkan, bakti sosial gelombang kedua dilakukan Sabtu (24/04/2021), mulai pagi sampai petang. Kegiatan kemanusiaan kedua ini diikuti mantan Menteri Pendidikan yang juga Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh. Selain itu ikut juga Plt Rektor UNIRA, Dr. Sutomo, M.Sos, Wakil Rektor Dr. Aan Fardhani, Ketua LPPM  Abdillah, MH, serta beberapa mahasiswa.

Civitas Akademika Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Kepanjen, menyerahkan bantuan kepada warga terdampak di Desa Tirtoyudo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

“Lokasinya sama dengan yang pertama, dipusatkan di rumah Pak Romli, dosen FEB yang juga terdampak gempa, di Desa Tirtoyudo, Kecamatan Tirtoyudo. Bahkan untuk yang kedua ini, selain membagikan bingkisan lebaran dan uang tunai kepada warga terdampak gempa, kami juga adakan buka puasa bersama dengan masyarakat. Makanya, kegiatannya  berlangsung sampai  petang,” jelasnya.

Tidak hanya membagikan bingkisan lebaran dan uang tunai, UNIRA juga melakukan trauma healing kepada masyarakat terdampak gempa, khususnya anak-anak.  “Sebab pas bencana, mereka  pas gak di rumah. Pas pulang, rumahnya sudah hilang, rata dengan tanah, sehingga saat melihat rumahnya hilang, mereka  tenger-tenger. Makanya kami adakan trauma healing,” beber Romadhon yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Hiayatul Mubtadiin,  di Jl. Gatot Subroto No. 317 – 319, Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang ini. (bri/mat)